Connect With Us

Warga di Kelapa Dua Terharu Rumahnya Dibedah

Muhamad Heru | Kamis, 1 Februari 2018 | 20:00

Kapolsek Kelapa Dua Endang Sukma Wijaya, bersama anggota lain mengunjungi Rumah dari pasangan suami istri dari keluarga Suhandi warga Kampung Kalipaten RT 02/04, Kelurahan Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Kamis (1/1/2018). (@TangerangNews / Muhamad Heru)

TANGERANGNEWS.com- Suhandi, warga Kampung Kalipaten, RT 02/04, Kelurahan Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, terharu rumah kumuhnya dibedah jadi lebih nyaman oleh Polres Tangsel yang bekerja sama dengan Pemkab Tangerang.

Suhandi sendiri sudah cukup lama  bersama istrinya tinggal di rumah yang kondisinya tidak layak. Rumah yang berdiri sejak tahun 1970 sudah tidak nyaman bagi mereka berdua. Namun karena tingkat ekonomi yang sulit, keduanya tak punya biaya untuk merenovasi.

BACA JUGA:

Pasangan suami istri itu tak bisa menahan tangis haru ketika sejumlah polisi berbondong-bondong mendatangi rumahnya untuk melakukan merenovasi total.

"Merasa senang bersyukur dan tidak menyangka mendapatkan perhatian dari pemerintah dan bisa mendapatkan program bedah rumah seperti ini," ungkap Suhandi, Kamis (1/2/2018).

Sementara itu, Kapolsek Kelapa Dua Endang Sukma Wijaya mengatakan, bahwa ini adalah salah satu program Polri, untuk memberikan perhatian kepada sesama yang rumahnya perlu diperbaiki.

Tidak hanya rumah ini saja, pihaknya terus mendata lagi warga yang tinggal di wilayah hukum Polres Tangsel yang perlu mendapatkan bantuan program bedah rumah ini.

"Mudah-mudahan setelah selesainya bedah rumah ini bisa diisi dengan baik dan kemudian dipakai ibadah dan mensyukuri atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT," tuturnya.(RAZ/RGI)

 

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill