Connect With Us

Satgas Anti Rentenir Dibentuk di Tangerang, Cegah Warga Terjebak Pinjaman Ilegal

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 11 September 2026 | 19:22

Seminar Urgensi Pembentukan Satgas Anti Rentenir di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Jumat 11 September 2026. (TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Satuan Tugas (Satgas) Anti Rentenir resmi dibentuk oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Tangerang. 

Langkah tegas ini diambil untuk melindungi masyarakat dari jeratan pinjaman ilegal yang merugikan.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memberikan dukungan penuh terhadap pembentukan Satgas Anti Rentenir tersebut. 

Ia menekankan bahwa kehadiran satgas ini harus dibarengi dengan kejelasan tugas serta solusi konkret bagi masyarakat.

"Satgas nanti harus jelas uraian tugasnya, menerima pengaduan, menindaklanjuti pengaduan, dan mencari solusinya bersama-sama dengan pemerintah daerah. Masyarakat kita ingin yang praktis, tidak berbelit-belit, dan tidak banyak persyaratan," ujarnya, Jumat 11 September 2026.

Sebagai solusi nyata, Maesyal secara langsung menghadirkan sejumlah lembaga pembiayaan milik pemerintah daerah yakni BPR, PT LKM, dan UPDB, sebagai alternatif resmi agar warga tidak lari ke rentenir.

Ia meminta lembaga-lembaga tersebut untuk memberikan kemudahan akses, syarat yang tidak rumit, serta beban bunga yang terjangkau bagi pelaku usaha kecil.

"Pemerintah tidak hanya membentuk satgas, tetapi harus memberikan solusi. Saya sengaja hadirkan UPDB, PT LKM, dan BPR. Bantu masyarakat kita yang mau pinjam, mudahkan persyaratannya, dan ringankan bunganya, supaya masyarakat tidak ke rentenir," tegasnya.

Selain itu, Maesyal mengingatkan masyarakat agar bijak dalam meminjam modal usaha dan disesuaikan dengan kebutuhan riil serta kemampuan bayar, agar pinjaman tidak menjadi beban di kemudian hari.

Ia juga meminta MES untuk memperluas sosialisasi program ini hingga ke tingkat kecamatan.

“Kalau kebutuhan modalnya Rp3 juta sampai Rp5 juta, ya jangan sampai jadi Rp20 juta. Kasihan nanti menjadi beban. Jadi pinjam harus sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan,” imbaunya.

Sementara itu, Ketua MES Kabupaten Tangerang Mohamad Mahrusillah menyambut baik komitmen pemerintah daerah. a menargetkan pembentukan Satgas Anti Rentenir dapat segera direalisasikan di tiap kecamatan Kabupaten Tangerang.

“Insyaallah sekali teken Pak Bupati, 29 kecamatan semuanya ter-cover. Isi satgas ini bukan hanya dari MES, tetapi ada dari NU, PWI, ormas, mahasiswa, dan MUI,” ujarnya.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

HIBURAN
Diikuti 1.100 Peserta, Pharmaphoria Fun Run 2026 Meriahkan Paramount Petals

Diikuti 1.100 Peserta, Pharmaphoria Fun Run 2026 Meriahkan Paramount Petals

Minggu, 1 November 2026 | 19:47

Paramount Petals menggelar Pharmaphoria Fun Run 2026 di kawasan Boulevard Paramount Petals, Kabupaten Tangerang, Minggu, 1 November 2026.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill