Connect With Us

Rika Tak mendapat Perawatan Serius

| Minggu, 14 Maret 2010 | 18:13


TANGERANGNEWS-Seorang remaja puteri Kelurahan Ciangir, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, terpaksa tak meneruskan sekolahnya karena malu dengan penyakit tumor getah bening yang dideritanya. Ironisnya, saat dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang, dirinya tak mendapatkan perawatan serius hingga penyakitnya menjalar ke organ perut.
 
Rika, 13, puteri dari pasangan suami istri Nasar dan Suwati terlihat pasrah dan hanya mampu berjalan di sekitar kontrakan ayahnya di daerah Cimone, Karawaci, Kota Tangerang. Tumor getah bening yang dideritanya sejak lulus sekolah dasar tahun 2009 lalu kini bertambah parah akibat benjolan yang berada di lehernya berangsur-angsur membesar, hingga membuatnya susah bernafas dan menelan makanan.
 
Sebelumnya, Rika sudah dibawa orantuanya untuk mencoba berobat ke beberapa pengobatan alternatif, namun tak juga membuahkan hasil. Akhirnya, melalui Puskesmas setempat disertai kartu jamkesmas, Rika akhirnya dirujuk ke RSUD Tangerang untuk mendapatkan perawatan. Ia sempat dirawat di RSUD selama lima hari dan sempat mendapatkan operasi kecil untuk mengetahui jenis penyakit yang dideritanya. Usai operasi rika hanya melakukan rawat jalan dan mesti bolak balik dari rumahnya di Desa Ciangir yang jaraknya cukup jauh.
 
Nazar yang sehari-hari hanya berjualan pisang keliling ini mengaku tak mampu jika harus bolak-balik dari Ciangir menuju rumah sakit untuk mengobati putrinya. Pasalnya, penghasilan yang didapatnya tak menentu, hingga membuatnya pasrah untuk mengobati anaknya. “Saya jualan pakai gerobak milik tetangga. Saya jualannya keliling kampung uang untuk nari biaya pengobatan anak saya. Tapi sejak dua bulan terakhir, saya sering tak berjualan karena harus bolak balik ke rumah sakit,” paparnya.
 
Semetara Bibi Rika, Mamah mengatakan, dari hasil diagnosa dokter RSUD Tangerang menunjukan bahwa benjolan yang terdapat di leher Rika adalah tumor getah bening. Pihak RSUD juga telah melakukan upaya operasi kecil di salah satu benjolan tersebut. Namun hingga saat ini penyakit Rika tak juga sembuh.
 
“Karena berobat jalan, kondisi Rika kini semakin memprihatinkan. Penyakitnya sudah menjalar hingga ke organ perut. Jadi perutnya terlihat semakin membesar seperti orang hamil. Rika juga bilang sering sesak nafas dan perih di bagian perutnya sejak dua bulan terakhir,” kata Mamah.(rangga)

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

KAB. TANGERANG
Bisa Rusak Tumbuh Kembang Anak, Guru PAUD di Kabupaten Tangerang Diimbau Tidak Bentak Murid

Bisa Rusak Tumbuh Kembang Anak, Guru PAUD di Kabupaten Tangerang Diimbau Tidak Bentak Murid

Rabu, 10 Juni 2026 | 19:33

Bentakan, ejekan, hingga kata-kata yang merendahkan sering kali dianggap sepele, padahal dampaknya bisa merusak tumbuh kembang anak akibat trauma hingga dewasa.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill