Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Personel pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang berjibaku memadamkan api yang membakar sebuah gudang tiner di Kampung Setu, Desa Panongan, Kecamatan Panongan, Selasa (24/7/2018).
Gudang yang menyimpan bahan mudah terbakar itu dilahap si jago merah sekitar pukul 11.00 WIB.
Dalam rekaman video yang diunggah warga di laman Youtobe, tampak asap hitam membumbung dari gudang tiner milik Usaha Dagang (UD) Sinar Warna itu.
Sementara dalam rekaman video lainnya, berkali-kali suara ledakan terdengar saat pasukan penjinak api (pemadan kebakaran) berusaha memadamkan api.
Dikisahkan juga oleh Supriyanto, petugas pemadam kebakaran Kabupaten Tangerang, untuk memadamkan api, pihaknya harus ekstra hati-hati, karena gudang itu menyimpan tiner di dalam drum.
"Banyak ledakan dan semburan api, jadi kami harus hati-hati," ujarnya kepada TangerangNews.com.
Saat itu, warga yang berada disekitar lokasi pun diminta oleh pihaknya untuk menjauh dari lokasi kebakaran, karena khawatir terkena serpihan benda tajam maupun semburan api.
"Alhamdulilah, api bisa dipadamkan dan tidak ada korban jiwa," imbuhnya lega.
Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut, namun gedung beserta isinya ludes terbakar.
"Lima unit armada diterjunkan, api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian," tukasnya.(RMI/HRU)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews