Andra Soni Wanti-wanti ASN Dilarang Titip Siswa di SPMB SMA/SMK Negeri 2026
Selasa, 5 Mei 2026 | 14:48
Gubernur Banten Andra Soni secara tegas melarang keras praktik titip-menitip siswa dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri.
TANGERANGNEWS.com-Sijago merah membakar sebuah pabrik cat yang juga difungsikan sebagai gudang tiner di Jalan H Puni, Sangiang Jaya, Periuk, Kota Tangerang, Sabtu (21/7/2018).
Api yang berkobar meluluhlantahkan bangunan tersebut, bahkan merembet ke pemukiman warga sekitar.
Satu rumah warga dan empat kontrakan pun terimbas, karena lokasi tempat berdirinya pabrik tersebut juga padat hunian.
Menurut Kapolsek Jatiuwung Kompol Eliantoro Jalmaf, peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 11.45 WIB.
"Yang terbakar gudang tiner dan pabrik pemiliknya berinisial Y. Saat ini sedang kami konfirmasi dengan saksi-saksinya yang ada di TKP," ujarnya.
Kata Eliantoro, pihaknya belum mengetahui pemicu dari kebakaran tersebut, pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan menghimpun informasi dari saksi di lokasi.
"Kebakaran pabrik dan gudang tersebut imbasnya ke empat kontrakan dan satu rumah. Karena kebetulan di sekeliling (pabrik) ada perumahan dan kontrakan," tambahnya.
Masih kata Eliantoro, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Kerugian pun belum dapat ditaksir.
"Sebabnya masih didalami. Jadi kerugian seberapa besar juga masih dalam tahap penaksiran," tukasnya.
Api dapat dipadamkan petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 14.30 WIB.(RMI/HRU)
Gubernur Banten Andra Soni secara tegas melarang keras praktik titip-menitip siswa dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri.
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews