Connect With Us

Nenek 62 Tahun di Solear ini Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 26 Juli 2018 | 16:29

Kondisi Kediaman Nenek Arini, 62 tahun, warga Kampung Pabuaran Ranca Balung, RT 03/04, Desa Solear, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang. (TangerangNews.com/2018 / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNEWS.com-Arini, 62, warga Kampung Pabuaran Ranca Balung, RT 03/04, Desa Solear, Kecamatan Solear,  Kabupaten Tangerang hanya bisa pasrah dan tabah. Sejak suaminya, Sarian, meninggal dunia 20 tahun lalu. Ia pun menjadi tulang punggung bagi kedua anaknya.

Bekerja serabutan sebagai buruh tani pun dilakoninya, meski penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan makan dirinya dan dua putranya. Akibat kemiskinan, kedua putranya, Atma yang saat ini telah berusia 35 tahun dan sudah menikah serta Santana, 30, tahun hanya menempuh pendidikan di Sekolah Dasar (SD).

Santana pun akhirnya senasib. Karena hanya lulusan SD, tak banyak yang dapat diperbuat olehnya. Ia pun hanya bekerja serabutan dan menjadi buruh tani. Setiap rupiah yang dihasilkannya, kadang tak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka berdua, sementara sang kakak telah berumah tangga dan memilih menetap di desa lain.

Keterbatasan itu pula yang membuat mereka tak mampu memiliki rumah layak huni. Rumah yang ada saat ini, kondisinya sangat memprihatinkan. Bangunan yang terbuat dari bambu itu peninggalan suami Arini, hingga saat ini belum pernah direnovasi.

Berlantai kayu, dinding dari bambu serta atap rumbia yang telah rapuh sehingga tampak disana-sini telah bolong, mereka berdua setiap hari berjibaku dengan dinginnya angin malam, serta didera air dikala hujan.

"Kalau lagi  hujan, air hujannya  menetes dari atap rumah. Karena dindingnya dari bilik, tentu setiap malam kedinginan dan banyak nyamuk,” ucapnya saat kepada awak media yang menyambangi kediamannya, Kamis (26/7/2018).

Baginya, bukan tak ingin memiliki rumah yang layak, namun kemiskinan yang mendera, keinginan itu hanya sebatas mimpi belaka.

“Jangankan untuk memperbaiki rumah, untuk makan sehari-hari dan membiayai diri sendiri saja sangat sulit,” imbuhnya lirih dengan mata berkaca-kaca.

Bahkan, kemiskinan itu tak membuatnya mendapatkan beragam fasilitas dari negara. Ia mengaku tidak memiliki Kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sehingga ketika harus berobat ke klinik atau Puskesmas, terpaksa harus membayar.

Bukan tak ada pihak yang mengetahui keberadaan nenek tersebut. Dikatakannya, sudah banyak pihak yang berdatangan untuk mendata dan memotret kondisi rumahnya, namun hingga saat ini, belum ada realisasi bantuan.

"Udah pernah didata sama orang desa, kecamatan, tapi sampai sekarang belum ada bantuan," jelasnya.

Dikonfirmasi TangerangNews.com, Camat Solear Samsu membenarkan kondisi rumah Arini memprihatinkan.

"Tadi siang saya bersama Kades sudah ke lokasi, kondisinya memang harus segera dibantu," ujarnya dalam percakapan melalui telepon seluler.

Kata Samsu, letak rumahnya tidak berada dalam kawasan kumuh sebagaimana yang diprasyaratkan program Pemkab Tangerang yakni Gebrak Pakumis (Gerakan Bersama Rakyat Atasi Pemukiman Kumuh dan Miskin), namun ia tetap mengupayakan Arini bisa tetap dibantu melalui program tersebut.

"Tadi sudah konfirmasi lewat telepon ke Perkim (Dinas Pemukiman), katanya bisa. Sekarang sedang dibuatkan proposalnya. Mungkin malam ini selesai," beber Samsu.(RMI/HRU)

NASIONAL
Coway Hadirkan 50+ Water Station, Solusi Air Minum Bersih Saat Ramadan dan Mudik

Coway Hadirkan 50+ Water Station, Solusi Air Minum Bersih Saat Ramadan dan Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:52

Lebih dari 50 Water Station dihadirkan Coway di berbagai titik strategis sebagai solusi akses air minum bersih bagi masyarakat selama Ramadan hingga musim mudik Lebaran.

BANDARA
180 Awak Kabin Bandara Soekarno-Hatta Tangerang Dites Urine

180 Awak Kabin Bandara Soekarno-Hatta Tangerang Dites Urine

Selasa, 17 Maret 2026 | 13:48

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang menggelar tes urine terhadap awak kabin maskapai penerbangan di Terminal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu, 16 Maret 2026.

HIBURAN
Aniwayang Desa Timun Hadirkan Pertunjukan Wayang Modern di Tangcity Mall

Aniwayang Desa Timun Hadirkan Pertunjukan Wayang Modern di Tangcity Mall

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:50

Libur panjang Lebaran 2026 di Kota Tangerang dipastikan bakal lebih berwarna. Tangcity Mall menghadirkan rangkaian acara bertajuk “Aniwayang Desa Timun - Riang Ria Hari Raya” yang berlangsung mulai 6 hingga 29 Maret 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill