Connect With Us

Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang Ditarget Naik Rp178 Miliar

Maya Sahurina | Senin, 20 Agustus 2018 | 16:39

Rapat paripurna DPRD Kabupaten Tangerang dalam rangka penyampaian penjelasan Bupati terhadap Raperda Perubahan APBD 2018, Senin (20/8/2018). (@TangerangNews/2018 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Pendapatan daerah Kabupaten Tangerang dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) tahun anggaran 2018 ditarget naik 3,57 persen dari target APBD tahun anggaran 2018 yaitu Rp5 triliun.

“Target pendapatan daerah menjadi sebesar Rp5,18 triliun atau bertambah Rp178 miliar,” ucap Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid saat digelar rapat paripurna DPRD Kabupaten Tangerang dalam rangka penyampaian penjelasan Bupati terhadap Raperda Perubahan APBD 2018 di gedung DPRD setempat, Senin (20/8/2018).

Bila dibandingkan dengan target APBD-P tahun 2017, kata Maesyal, pendapatan daerah tersebut meningkat sebesar 6,39 persen. Dirinci olehnya, peningkatan pendapatan daerah itu bersumber dari target pendapatan asli daerah (PAD), dana perimbangan, dan target lain-lain yang sah. 

Dalam RAPBD-P itu, PAD Kabupaten Tangerang ditarget naik sebesar 3,45 persen dari target APBD tahun anggaran 2018 sebesar Rp2,42 triliun menjadi Rp2,5 triliun atau bertambah sebesar Rp83,76 Miliar.

Sedangkan kenaikan dana perimbangan sebesar 0,05 persen dari target Rp2,04 miliar, dan penerimaan target lain-lain pendapatan daerah yang sah meningkat 17,49 persen dari target APBD tahun anggaran 2018 sebesar Rp538 miliar menjadi Rp532,15 miliar atau bertambah sebesar Rp94,11 miliar.

“Kenaikan target tersebut sedikit lebih rendah 2,50 persen dari target APBD Perubahan tahun 2017,” tambahnya.

Maesyal juga mengatakan, ada beberapa hal yang perlu dicermati berkenaan dengan upaya peningakatan pendapatan daerah, yakni belum modernisasinya pelayanan pajak daerah dan retribusi daerah. Selain itu, juga soal belum terintegrasinya database secara internal ataupun eksternal dan belum berbasis teknologi informasi.

“Juga belum adanya jabatan fungsional, pemeriksa, peneliti dan juru sita. Serta peningkatan pembenahan manajemen penagihan pajak dan retribusi,” katanya.(RAZ/HRU)

TANGSEL
Butuh Layanan Darurat Kebakaran hingga Pohon Tumbang? Begini Cara Hubungi Tangsel Siaga 112

Butuh Layanan Darurat Kebakaran hingga Pohon Tumbang? Begini Cara Hubungi Tangsel Siaga 112

Kamis, 1 Oktober 2026 | 21:17

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengoptimalkan kanal layanan darurat terintegrasi lewat Tangsel Siaga 112.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill