Connect With Us

Puluhan Anggota DPRD 'Bolos' Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Mohamad Romli | Kamis, 16 Agustus 2018 | 12:00

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tangerang. (TangerangNews.com/2018 / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNEWS.com-Rapat Paripurna Instimewa  DPRD Kabupaten Tangerang Dalam Rangka Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Pada HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 tak diikuti puluhan anggota DPRD setempat, Kamis (16/8/2018).

dprd

Rapat yang dihelat di ruang sidang itu dimulai sekitar pukul 10.20 WIB itu hanya diikuti 22 anggota dan pimpinan dari 50 anggota, artinya setengah lebih legislator bolos.

Selain itu, rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Dedi Sutardi, juga sepi dari kehadiran unsur Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) di lingkup Pemkab Tangerang. Meski Penjabat Bupati Tangerang Komarudin dan Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid hadir dalam rapat tersebut.

Diketahui, mengacu kepada pasal 92 ayat 1 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota, setiap anggota DPRD wajib menghadiri rapat  DPRD, sesuai dengan tugas dan kewajibannya.(RAZ/HRU)

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill