KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Warga Kampung Guha Pabuaran, RT 06/03, Desa Lembangsari, Rajeg digegerkan dengan bau busuk dari sebuah rumah, Minggu (16/9/2018) sore.
Aroma tidak sedap yang berasal dari rumah Romli, 65, pun semakin mengundang kecurigaan, karena dari ventilasi kamar asal bau tak sedap itu, lalat hijau berterbangan.
Namun, saat hendak diperiksa, rumah itu dalam keadaan terkunci. Akhirnya, untuk memastikan, warga pun beramai-ramai datang ke lokasi dan berhasil masuk melalui jendela rumah.
Alangkah kagetnya, ternyata saat memasuki kamar Romli, pria itu ditemukan terbujur kaku dan sudah tak bernyawa.
"Saat ditemukan, jasadnya sudah dalam keadaan meninggal dunia di atas kasur dan posisi tidur miring, serta kondisi sudah membengkak," jelas Kapolsek Rajeg AKP Bambang Supeno kepada TangerangNews.com.
Kepada petugas dari Polsek Rajeg, lanjut Bambang, Rosmayati, putri korban mengatakan bahwa korban menderita sakit diabetes cukup lama.
"Korban diduga meninggal dunia karena sakit," imbuhnya.
Masih jelas Bambang, dugaan itu diperkuat karena tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban, juga kondisi rumah yang dalam kondisi rapih, tidak ada bekas atau jejak kejahatan.
"Namun untuk memastikan penyebab kematiannya, korban dibawa ke RSUD Tangerang untuk divisum," tandasnya.(MRI/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGTujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews