Connect With Us

DPRD Tangerang Bentuk Pansus 4 Raperda Eksekutif

Maya Sahurina | Rabu, 3 Oktober 2018 | 19:00

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Dedi Sutardi. (TangerangNews.com/2018 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk 4 Raperda, Rabu (3/10/2018).

Keempat Pansus itu diantaranya Pansus Raperda Kawasan Tanpa Rokok, Pemenuhan Modal Dasar Tetap Tambahan PT LKM Artha, Perubahan Perda Tahun 2014 tentang Desa dan Pemberdayaan Masyarakat di Wilayah Industri.

Wakil Ketua DPRD, Dedi Sutardi berharap pansus segera melakukan kajian mendalam terkait raperda tersebut, sehingga isi raperda bisa menjawab persoalan.

"Pansus harus bisa mengoprek, elegan, tanpa berat sebelah dan (mengutamakan) kepentingan masyarakat," ujarnya kepada awak media di ruang kerjanya.

Terkait Raperda Desa, salah satu yang diatur dalam raperda tersebut, kata Dedi, adalah mekanisme Pilkades Serentak.

"Pansus akan mengkaji secara tajam 4 Raperda tersebut," imbuhnya.

Diketahui, sebelumnya dalam rapat paripurna yang digelar hari ini berisi agenda mendengarkan jawaban Bupati Tangerang atas pandangan umum fraksi di DPRD Kabupaten Tangerang terkait pengajuan 4 raperda yang berasal dari eksekutif tersebut.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
PLN Pastikan Pasokan Listrik Hari Pertama GIIAS 2026 Berjalan Lancar

PLN Pastikan Pasokan Listrik Hari Pertama GIIAS 2026 Berjalan Lancar

Jumat, 31 Juli 2026 | 19:56

Hari pertama penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, berlangsung tanpa kendala kelistrikan.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill