Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD
Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TANGERANGNEWS.com-Mayat tanpa identitas ditemukan mengambang di sungai Kampung Kadu Jaya, RT 02/02, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Rabu (15/5/2019).
Penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki yang pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB itu pun sempat membuat geger warga setempat.
Saat ditemukan, pria yang ditaksir berusia sekitar 50 tahun itu memakai kaos oblong dan celana jeans warna biru, rambut lurus, tinggi sekitar 160 centimeter dan tangan kiri cacat bawaan sejak lahir.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan, petugas dari Polsek Curug langsung mendatangi lokasi setelah mendapatkan laporan dari masyarakat.
"Setelah sampai di TKP (Tempat Kejadian Perkara), mayat tersebut diangkat ke darat. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban," ujar Alex dalam keterangan tertulis yang diterima _TangerangNews_, Rabu (15/5/2019).
Alex menambahkan, usai dilakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Saat petugas bertanya ke warga setempat pun, ternyata tak ada yang mengenal korban.
"Selanjutnya mayat dikirimkan ke rumah sakit untuk dilakukan visum," tambah Alex.
Petugas menduga korban tewas bukan karena disebabkan tindak kejahatan, namun karena kecelakaan.
"Dugaan penyebab kematian korban jatuh atau kepleset ke sungai, karena tidak bisa berenang, korban terbawa arus air dan ditemukan di TKP," tukasnya.
Untuk diketahui, kedalam sungai tersebut sekitar dua meter dan lebar delapan meter.(RMI/HRU)
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TODAY TAGUsai ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana, Nanik S. Deyang langsung membeberkan sejumlah langkah strategis ke depan.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews