Investasi Sektor Hilirisasi Banten Tembus Rp41,3 Triliun pada 2025
Jumat, 16 Januari 2026 | 21:41
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mencatat sepanjang tahun 2025 (Januari–Desember), realisasi investasi berhasil menembus angka Rp130,2 triliun.
TANGERANGNEWS.com-Mayat tanpa identitas ditemukan mengambang di sungai Kampung Kadu Jaya, RT 02/02, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Rabu (15/5/2019).
Penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki yang pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB itu pun sempat membuat geger warga setempat.
Saat ditemukan, pria yang ditaksir berusia sekitar 50 tahun itu memakai kaos oblong dan celana jeans warna biru, rambut lurus, tinggi sekitar 160 centimeter dan tangan kiri cacat bawaan sejak lahir.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan, petugas dari Polsek Curug langsung mendatangi lokasi setelah mendapatkan laporan dari masyarakat.
"Setelah sampai di TKP (Tempat Kejadian Perkara), mayat tersebut diangkat ke darat. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban," ujar Alex dalam keterangan tertulis yang diterima _TangerangNews_, Rabu (15/5/2019).
Alex menambahkan, usai dilakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Saat petugas bertanya ke warga setempat pun, ternyata tak ada yang mengenal korban.
"Selanjutnya mayat dikirimkan ke rumah sakit untuk dilakukan visum," tambah Alex.
Petugas menduga korban tewas bukan karena disebabkan tindak kejahatan, namun karena kecelakaan.
"Dugaan penyebab kematian korban jatuh atau kepleset ke sungai, karena tidak bisa berenang, korban terbawa arus air dan ditemukan di TKP," tukasnya.
Untuk diketahui, kedalam sungai tersebut sekitar dua meter dan lebar delapan meter.(RMI/HRU)
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mencatat sepanjang tahun 2025 (Januari–Desember), realisasi investasi berhasil menembus angka Rp130,2 triliun.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Polres Metro Tangerang Kota mengungkap fakta bahwa konsumsi obat-obatan keras jenis Tramadol dan Hexymer kerap dijadikan dorongan nyali bagi para remaja di Tangerang untuk tawuran.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews