Connect With Us

Pesan Sekda di Peringatan Hari Anak: Waspadai Dampak Gadget

Maya Sahurina | Selasa, 17 September 2019 | 18:19

Kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional 2019 yang dihelat di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang di Tigaraksa, Selasa (17/9/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid berpesan anak-anak harus dilindungi dari pengaruh buruk gadget. Peran orang tua dan guru sangat penting.

Pesan tersebut disampaikannya di kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional 2019 yang dihelat di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang di Tigaraksa, Selasa (17/9/2019).

"Pengawasan orang tua sangat penting agar anak anak tidak terjerumus ke hal-hal buruk, waspadai dampak buruk internet" ujarnya.

"Tapi yg paling penting bukan hanya bimbingan dari ortu tapi juga dari guru di sekolahnya," imbuhnya.

Di era internet ini, lanjut Maesyal, anak-anak sudah familiar dengan gadget sejak usia dini. Melalui ponsel pintar ( smartphone ), mereka bisa mengakses konten apa saja di internet. 

"Namun tidak semua konten itu berdampak positif, tak sedikit justru berpengaruh buruk bagi tumbuh kembang anak," katanya.

Menurutnya, keluarga harus menjadi benteng tangguh untuk memproteksi anak dari dampak buruk internet. Karenanya, orang tua menjadi pihak yang paling bertanggungjawab.

"Memang sekarang kita tidak bisa menghindari teknologi, sehingga bimbingan orang tua kepada anak harus semakin ditingkatkan. Pengawasan sangat penting supaya anak-anak tidak melakukan hal-hal di luar norma," pungkasnya.(MRI/RGI)

TANGSEL
Pemkot Tangsel Luncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi, Bisa Hemat APBD Rp8 Triliun

Pemkot Tangsel Luncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi, Bisa Hemat APBD Rp8 Triliun

Rabu, 13 Mei 2026 | 17:56

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berupaya menuju kota masa depan yang ramah lingkungan. Berkolaborasi dengan Global Buildings Performance Network (GBPN), Pemkot Tangsel resmi meluncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi pada Rabu, 13 Mei 2026.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

NASIONAL
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online 

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online 

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:05

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill