Connect With Us

Pedagang Pasar Tigaraksa Santuni Ratusan Anak Yatim

Muhamad Heru | Selasa, 10 September 2019 | 15:35

Paguyuban Pedagang Pasar Gudang Tigaraksa (P3GT) menyelenggarakan kegiatan santunan kepada 131 anak yatim di Pasar Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (10/09/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Paguyuban Pedagang Pasar Gudang Tigaraksa (P3GT) menyelenggarakan kegiatan santunan kepada 131 anak yatim di Pasar Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (10/09/2019).

Ketua P3GT Endang Bustomi mengatakan kegiatan tersebut dalam rangka memperingati hari besar Islam 10 Muharam.

"Ini bentuk kepedulian kami kepada anak yatim yang berada di wilayah Pasar Tigaraksa, anak-anak yatim tersebut merupakan bagian dari keluarga besar P3GT," katanya.

Dengan diadakannya kegiatan ini semoga anak-anak yatim tersebut dapat tidak merasa kehilangan sesosok orang tua, bahwasannya masih ada kami yang masih peduli terhadap mereka.

"Semoga kedepannya kami masih bisa melaksanakan kegiatan sosial lainnya kepada anak-anak yatim," harapnya.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Tigaraksa, AKP David Chandra, Babinsa Tigaraksa mewakili Danramil, Sertu Ramdan, Lurah Tigaraksa, Sudrajat, perwakilan PT ABC, Warno, Ketua P3GT , Endang, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.(RAZ/RGI)

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill