Connect With Us

Jasa Raharja Siap Santuni Korban Tertimpa Truk, Perorang Rp50 Juta

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 1 Agustus 2019 | 16:02

Kepala Jasa Raharja Perwakilan Tangerang Darwin P. Sinaga. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—PT Jasa Raharja (Persero) siap menjamin biaya asuransi kecelakaan para korban kecelakaan maut antara truk bertonase besar dengan mini bus.

Kecelakaan yang terjadi di Jalan Imam Bonjol, Cibodas, Kota Tangerang itu mengakibatkan empat korban tewas. Sementara satu balita selamat.

Kepala Jasa Raharja Perwakilan Tangerang Darwin P. Sinaga mengatakan, pihaknya akan memberikan dua kategori asuransi, yaitu asuransi bagi korban yang meninggal dunia maupun yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Santunannya kalau korban meninggal dunia Rp50 juta perkepala. Kalau yang memerlukan biaya perawatan dijamin maksimal Rp20 juta," ujarnya di lokasi kecelakaan, Kamis (1/8/2019).

Darwin menuturkan, santunan tersebut akan diberikan langsung hari ini atau besok. Saat ini, pihaknya masih melakukan pendataan identitas para korban.

Baca Juga :

Berdasarkan data TangerangNews, korban meninggal di antaranya Fatmawati, 40, Edy, 45, Nanda, 24, Wandi, 22. Sementara sang bayi perempuan yang selamat Aisyah, 1 tahun.

Fatmawati, Nanda, Wandi, dan Aisyah merupakan satu keluarga asal Cibodas. Sedangkan Edy, merupakan sopir taksi online yang juga asal Cibodas.

"Kami upayakan secepat mungkin, kalau bisa hari ini kami serahkan, tapi kami butuh data dokumen pelengkap keluarganya," katanya.

Ia menambahkan santunan akan diterima ahli waris atau keluarga korban. Menurut Darwin, Jasa Raharja sangat prihatin atas peristiwa kecelakaan tersebut.

"Kami prihatin. Makanya, kehadiran kami sebagai wujud kehadiran negara disaat masyarakat mengalami musibah," pungkasnya.

Peristiwa kecelakaan berawal saat truk melintas dari arah Pinangsia menuju Kota Tangerang pukul 05.20 WIB. Bersamaan dengan itu, mini bus jenis Sigra Daihatsu bernopol B-1932-COE pun melintas dari arah sebaliknya. Kemudian, kendaraan truk oleng hingga menimpa mini bus. Akibatnya, empat korban tewas. Sementara bayi perempuan yang juga berada dalam mini bus selamat.(RMI/HRU)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill