Pemprov Banten Bakal Evaluasi Penanganan Banjir Seluruh Kabupaten/Kota
Minggu, 25 Januari 2026 | 21:25
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TANGERANGNEWS.com—Sopir truk bernopol B-9927-TY melarikan diri usai kecelakaan dengan mini bus yang menewaskan empat penumpang di Jalan Imam Bonjol, Cibodas, Kota Tangerang, Kamis (1/8/2019). Saat ini keberadaan si sopir pun masih dicari polisi.
Menurut saksi mata, Ade, sang sopir sebelum melarikan diri sempat tertangkap warga. Namun, ketika polisi datang, sopir itu kabur.
"Jadi, sempat ditangkap. Tapi kabur," ujarnya kepada TangerangNews di lokasi.
BACA JUGA:
Hal itu juga senada dengan ungkapan Kanit Laka Satlantas Polres Metro Tangerang Kota AKP Isa Ansori.
"Untuk sopir saat petugas ke TKP sudah tidak ditempat. Kemungkinan dia melarikan diri," ungkapnya.

Polisi, kata Isa, akan melakukan pengejaran sopir yang diduga mengantuk saat mengendarai truk bermuatan pasir itu.
"Nanti identitas akan kita selidiki mengingat sudah kita dapatkan identitas kendaraannya," pungkasnya.
Peristiwa kecelakaan berawal saat truk melintas dari arah Pinangsia menuju Kota Tangerang. Bersamaan dengan itu, mini bus jenis Sigra bernopol B-1932-COE pun melintas dari arah sebaliknya.
Kemudian, truk oleng hingga menimpa mini bus. Akibatnya, empat korban tewas. Sementara bayi yang juga menjadi penumpang mini bus selamat.(RAZ/RGI)
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TODAY TAGSeorang remaja berinisial OJF, 19, ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tangerang Selatan atas kasus persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur.
Aktris sekaligus produser Prilly Latuconsina secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab sejak 2019.
Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews