Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com- Pengendara sepeda motor tewas di tempat setelah menabrak sebuah truk tronton yang sedang berhenti di Jalan Tekno Widya, Setu, Kota Tangerang Selatan, Rabu (24/7/2019) pagi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB itu, bermula saat korban bernama Alan Saputra, 28, warga Gunung Sindur, Bogor, melaju dari arah Puspitek menuju Taman Tekno, BSD, dengan mengendarai sepeda motor yamaha Vega ZR bernomor polisi B-3179-NFQ.

Sepeda motor yang dikendarai dengan kecepatan tinggi itu pun menabrak sebuah truk tronton yang sedang terparkir di pinggir jalan.
"Pengendara diduga mengantuk dan kehilangan konsentrasi sehingga menabrak bumper truk dari belakang," terang Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin, Rabu (24/7/2019).
Baca Juga :
Kerasnya benturan yang dialami korban membuat ban cadangan truk tronton lepas. Korban pun jatuh tersungkur berlumuran darah.
"Pengendara mengalami cidera kepala berat dan meninggal dunia di TKP setelah sekitar 15 menit kemudian," terang Lalu.
Oleh petugas medis yang datang ke lokasi, korban dievakuasi ke RSUD Tangerang untuk dilakukan visum et repertum (VER) terhadap kejadian tersebut.
Sementara, sopir dan kernet tronton dengan nomor polisi B-9108-Y ikut diamankan petugas kepolisian untuk dimintai keterangannya.(RAZ/HRU)
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews