Connect With Us

Ngantuk, Alan Tabrak Tronton Hingga Tewas di Tangsel

Yudi Adiyatna | Rabu, 24 Juli 2019 | 11:31

Tampak Polisi mengolah tempat kejadian kecelakaan yang menewaskan pengendara sepeda motor di Jalan Tekno Widya, Setu,Tangsel ,Rabu (24/7/2019). (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com- Pengendara sepeda motor tewas di tempat setelah menabrak sebuah truk tronton yang sedang berhenti di Jalan Tekno Widya, Setu, Kota Tangerang Selatan, Rabu (24/7/2019) pagi.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB itu, bermula saat korban bernama Alan Saputra, 28, warga Gunung Sindur, Bogor, melaju dari arah Puspitek menuju Taman Tekno, BSD, dengan mengendarai sepeda motor yamaha Vega ZR  bernomor polisi B-3179-NFQ. 

Tampak Polisi meninjau tempat kejadian kecelakaan yang menewaskan pengendara sepeda motor di Jalan Tekno Widya, Setu,Tangsel ,Rabu (24/7/2019).

Sepeda motor yang dikendarai dengan kecepatan tinggi itu pun menabrak sebuah truk tronton yang sedang terparkir di pinggir jalan.

"Pengendara diduga mengantuk dan kehilangan konsentrasi sehingga menabrak bumper truk dari belakang," terang Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin, Rabu (24/7/2019).

Baca Juga :

Kerasnya benturan yang dialami korban membuat ban cadangan truk tronton lepas. Korban pun jatuh tersungkur berlumuran darah.

"Pengendara mengalami cidera kepala berat dan meninggal dunia di TKP setelah sekitar 15 menit kemudian," terang Lalu.

Oleh petugas medis yang datang ke lokasi, korban dievakuasi ke RSUD Tangerang untuk dilakukan visum et repertum (VER) terhadap kejadian tersebut.

Sementara, sopir dan kernet tronton dengan nomor polisi B-9108-Y ikut diamankan petugas kepolisian untuk dimintai keterangannya.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

KAB. TANGERANG
19 Km Pesisir Tangerang Bakal Dipagari Tiga Jenis Giant Sea Wall

19 Km Pesisir Tangerang Bakal Dipagari Tiga Jenis Giant Sea Wall

Kamis, 21 Mei 2026 | 19:16

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mulai mempersiapkan dukungan dalam pembangunan giant sea wall atau dinding penahan laut raksasa di wilayah pantai utara (Pantura) untuk mencegah abrasi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill