Connect With Us

Disdukcapil Cetak KTP Warga Korban Banjir di Lokasi Pengungsian Teluknaga

Maya Sahurina | Sabtu, 4 Januari 2020 | 19:54

Para warga korban banjir saat menunggu pelayanan e-KTP di Teluknaga. (TangerangNews/2019 / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Warga korban banjir di tempat pengungsian Airport City, Desa Teluknaga, Kecamatan Teluknaga, mendapatkan layanan cetak dokumen administrasi kependudukan (adminduk) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang, Sabtu (04/1/2020).

Dokumen yang langsung dicetak di lokasi tersebut adalah Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), Kartu Keluarga (KK), dan Kartu Identitas Anak (KIA) dan akte kelahiran.

Layanan tersebut dipantau langsung oleh Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Zudan Arif Pakhruloh.

Para warga korban banjir saat menunggu pelayanan e-KTP di Teluknaga.

Zudan yang tiba di lokasi pengungsian sekitar pukul 12.00 WIB disambut langsung oleh Kepala Disdukcapil Kabupaten Tangerang Syafrudin dan pihak Kecamatan Teluknaga.

Zudan mengatakan, kehadirannya untuk memantau langsung pelayanan pencetakan baru dokumen kependudukan warga yang hilang atau rusak akibat banjir.

"Saya hadir beserta jajaran untuk bertemu masyarakat dan memantau langsung Pemkab Tangerang dalam hal ini Dukcapil membuka layanan pencetakan baru Adminduk khusus bagi korban banjir secara langsung di lokasi tempat pengungsian korban banjir di Teluknaga," kata Zudan kepada awak media di lokasi.

Pemerintah berharap masyarakat tidak khawatir atas kerusakan atau kehilangan dokumen kependudukan akibat banjir. 

Kerusakan atau kehilangan dokumen kependudukan itu diimbaunya segera didata oleh RT/RW masing-masing tanpa perlu surat keterangan kehilangan dari Kepolisian.

Lanjutnya, layanan khusus ini guna menanggulangi masalah dokumen kependudukan yang rusak atau hilang karena bencana banjir di awal tahun 2020 ini.

Pihak Dirjen Dukcapil telah bekerja sama dengan Pemerintah Daerah yang terdampak bencana banjir untuk memberikan prioritas dengan  penambahan layanan yang dikoordinasikan dengan Dirjen Dukcapil Kemendagri.

Pada kesempatan tersebut Zudan juga menyerahkan secara simbolis KTP-el kepada warga kampung Kebon Nangka, Desa Teluknaga yang terkena banjir di tempat pengungsian. 

Di tempat yang sama, Kepala Disdukcapil Kabupaten Tangerang Syafrudin mengatakan, pelayanan khusus bagi korban banjir di tempat pengungsian ini merupakan yang pertama kami dilakukan pascabanjir yang melanda 8 kecamatan di Kabupaten Tangerang pada awal tahun ini.

Sementara, untuk warga korban banjir di kecamatan lain yang dokumen kependudukannya hilang atau rusak, kata dia, akan didata oleh pihak masing-masing kecamatan dan akan diproses seperti biasa di Dukcapil Kabupaten Tangerang.

"Pelayanan khusus hari ini di pengungsian yang di layani masyarakat Desa Teluknaga. Tadi yang mengajukan pemohonan sekitar 300 orang. Kami sudah mencetak KTP, KK dan akte kelahiran sekitar 40 orang," kata Syafrudin.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

BISNIS
Solusi Nikah Praktis, Ruang Mula di Tangerang Tawarkan Paket Intimate Wedding Mulai Rp40 Jutaan

Solusi Nikah Praktis, Ruang Mula di Tangerang Tawarkan Paket Intimate Wedding Mulai Rp40 Jutaan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:38

Industri pernikahan di Kota Tangerang kembali diramaikan dengan hadirnya venue pernikahan anyar.

KAB. TANGERANG
20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:13

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencatat masih ada sekitar 20.000 pekerja sektor informal di wilayahnya yang hingga saat ini belum tersentuh jaminan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill