Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang menjamin dokumen-dokumen warga terdampak banjir yang rusak dapat diprioritaskan untuk dicetak.
"Ya, kami jamin," ujar Sri Warsini, Kabid Kependudukan Disdukcapil Kota Tangerang kepada TangerangNews.com, Jumat (3/1/2020).
Ia mengatakan, pihaknya akan membantu percetakan dokumen administrasi kependudukan bagi warga terdampak banjir pascabencana ini.
"Bisa dilakukan perorangan ke dinas, di kelurahan atau kecamatan sesuai permintaan dari kelurahan atau kecamatan," katanya.
Ia menyebut, dokumen-dokumen yang akan diterbitkan kembali setelah rusak ialah yang terdata di database.
"Berupa Kartu Keluarga, KTP-el (diterbitkan suket), akta kelahiran, kematian, perkawinan, perceraian, dan akta lainnya," pungkasnya.
Sebelumnya, banjir di wilayah Kota Tangerang tidak hanya merendam rumah warga, tapi juga merusak dokumen penting milik mereka.
Seperti yang dialami Nasrul, 28, warga kompleks Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.
Ia mengatakan, air setinggi 90 centimeter yang menggenangi pemukimannya kemarin membuat dokumen penting miliknya rusak.
"Dokumen penting saya, termasuk keluarga sudah pasti rusak, karena ditinggal di dalam rumah," ungkapnya.(RAZ/HRU)
TODAY TAGBerbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
Asthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.
Aplikasi E-PKK dan E-Dasawisma Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menjadi percontohan nasional.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews