KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Ratusan pemukiman di dua kecamatan di wilayah Kabupaten Tangerang terendam banjir. Hal ini terjadi akibat tanggul sungai yang jebol setelah air meluap, Minggu (7/3/2021).
Berdasarkan informasi dua kecamatan terebut adalah Kresek dan Gunung Kaler. Untuk di Gunung Kaler, banjir melanda Desa Kedung dan Desa Kandawati.
Sementara di Kecamatan Kresek yang terdampak sebanyak 4 desa muliputi Desa Koper, Desa Renged, Desa Pasir Ampo, Desa Patrasana dan Desa Kresek.

Semua desa tersebut terendam banjir dengan ketinggian air mulai dari 40 cm sampai 100 cm," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Kosrudin seperti yang dilansir dari Suara.
Menurutnya, selain akibat tingginya intensitas curah hujan, pendakalangan di hilir sungai juga menjadi penyebab banjir melanda di wilayah tersebut.
“Sehingga pembuangan air sungai kelaut tidak berjalan baik. Sampai sungai setempat meluap dan tanggul sungai jebol akibat tidak kuat menahan debit air,” paparnya.
Pihaknya tengah melakukan evakuasi warga ketempat yang aman. Selain itu, berupaya menyalurkan kebutuhan pokok berupa sembako, selimut dan tikar.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGLogeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.
Sinar Mas Land (SML) resmi menggandeng Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) RI untuk memperkuat pengembangan ekosistem ekonomi kreatif di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ETKI Banten
Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews