Connect With Us

Jarang Kebanjiran, Kawasan Selapajang Tangerang Sempat Terendam

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 21 Januari 2021 | 13:57

Suasana warga Selapajang yang menjadi korban banjir dinihari sudah surut, Kota Tangerang, Kamis (21/1/2021). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Banjir sempat merendam wilayah Selapajang, Kota Tangerang yang terjadi pada Kamis (21/1/2021) dini hari tadi. Padahal, wilayah tersebut jarang kebanjiran.

Ternyata, banjir ini dipicu saluran yang tersumbat sehingga air hujan tidak mengalir normal. 

"Kejadian tadi subuh benar adanya disebabkan saluran air yang tersumbat dan air sudah surut total," ujar Febi Darmawan, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang kepada TangerangNews. 

Menurutnya, warga setempat telah membersihkan saluran air yang tersumbat tersebut. Sehingga, banjir telah surut. 

Suasana warga Selapajang yang menjadi korban banjir dinihari sudah surut, Kota Tangerang, Kamis (21/1/2021).

Baca Juga :

"Adapun saluran air sudah dibersihkan oleh warga," katanya. 

Febi mengimbau kepada warga untuk turut menjaga kebersihan lingkungan. Dia juga meminta warga untuk tidak membuang sampah sembarangan. 

Sebelumnya diberitakan, wilayah Selapajang, Kota Tangerang banjir. Padahal, selama ini bisa dikatakan jarang terjadi kebanjiran.

Suasana warga Selapajang yang menjadi korban banjir dinihari sudah surut, Kota Tangerang, Kamis (21/1/2021).

Ketinggian air dikatakan warga Kelurahan Selapajang RT 5/4 Kota Tangerang mencapai sepaha orang dewasa.  

“Tinggi sekali ini, memang tidak seperti awal tahun baru yang mencapai sepinggang orang dewasa, kali ini sepaha. Tapi ini hujan kan terus turun, kami sangat khawatir tolong informasikan kepada Pemerintah Daerah,” ujar @daylami_02 kepada TangerangNews.com, Kamis (21/1/2021) pagi.  (RAZ/RAC)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill