Connect With Us

12 Pemuda Bawa Sajam & Bom Molotov di Balaraja Tangerang Disikat Polisi

Tim TangerangNews.com | Senin, 10 Januari 2022 | 08:59

Jajaran Kepolisian menangkap kelompok gangster yang kerap meresahkan di Kabupaten Tangerang dengan membawa senjata tajam dan bom molotov. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Jajaran Kepolisian kembali menangkap kelompok gangster yang kerap meresahkan di Kabupaten Tangerang. Mereka diciduk petugas Polsek Balaraja saat Operasi Cipta Kondisi, pada Sabtu 8 Januari 2022, malam.

“Polsek Balaraja berhasil mengamankan 12 orang yang diduga merupakan anggota geng motor,” tulis postingan Instagram @polrestatangerang, Senin 10 Januari 2022.

Berdasarkan informasi, mereka ditangkap di Jalan Raya Serang dan Jalan Raya Kresek. Dari hasil penggeledahan, ditemukan empat bilah senjata tajam yakni tiga jenis celurit dan satu jenis pedang.

Selain itu, ada juga satu bom molotov dan dua bungkus miras jenis ciu. Delapan unit sepeda motor yang mereka pakai juga turut disita.

Setelah diamankan, selanjutnya terduga pelaku dibawa ke Polsek Balaraja untuk pemeriksaan lebih lanjut.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill