Connect With Us

Diduga Dibacok Gangster, Pria di Kelapa Dua Tangerang Luka Parah di Kaki

Rachman Deniansyah | Senin, 3 Januari 2022 | 13:34

Seorang pria berinisial H, tergeletak berlumur darah di pinggir jalan di wilayah Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu, 2 Januari 2022 pagi. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria berinisial H, tergeletak berlumur darah di pinggir jalan di wilayah Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu, 2 Januari 2022 pagi. Pria tersebut diduga menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh segerombol orang tak dikenal yang disinyalir merupakan komplotan gangster.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kelapa Dua AKP Tribuana Roseno membenarkan adanya peristiwa itu. Namun, ia belum menjelaskan kronologinya lebih lanjut. Sebab, kasus ini kini masih dalam penyelidikan. 

"Ya benar. Sementara masih dalam proses penyelidikan. Untuk perkembangan kasus bisa langsung koordinasi dengan Kanit Reskrim," ujar Tribuana, Senin, 3 Januari 2021. 

Sementara itu, salah satu warga sekitar, Rendy Panjaitan, menuturkan bahwa kejadian tersebut terjadi di Jalan Empu Barada Raya, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu, 2 Januari 2022, dini hari. 

Ia mengatakan ada puluhan orang yang menyerang pria tersebut. Rendy menduga pelaku yang membacok merupakan kelompok gangster. 

"Iya benar, kayanya gangster. Soalnya banyak gitu," kata Rendy kepada awak media. 

Seorang pria berinisial H, tergeletak tak berdaya di rumah sakit, Kabupaten Tangerang, Minggu, 2 Januari 2022 pagi. diduga menjadi korban pembacokan.

Saat ditanya terkait lokasi kejadian, Rendy mengaku hanya mengetahui korban yang tergeletak di depan sekolah Hilaris School, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. 

"(Kronologinya) engga tahu saya, cuma lihat orang geletak di situ ( Hilaris School). Kira-kira jam 4.30 WIB. Korbannya orang mana juga enggak tahu," tuturnya. 

Rendy mengatakan, korban mengalami luka bacokan di bagian paha kanan. Menurutnya, luka itu akibat terkena senjata tajam jenis celurit. "Lukanya di paha kanan, darahnya banyak" ucap dia.

TOKOH
Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:54

Kabar duka datang dari dunia kependidikan Tangerang, rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Desri Arwen meninggal dunia pada Jumat, 28 Agustus 2026, di RS Sari Asih Sangiang, pukul 11.14 WIB.

NASIONAL
PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:13

PT PLN (Persero) mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL)

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill