Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran
Kamis, 2 Juli 2026 | 13:28
Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pria berinisial H, tergeletak berlumur darah di pinggir jalan di wilayah Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu, 2 Januari 2022 pagi. Pria tersebut diduga menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh segerombol orang tak dikenal yang disinyalir merupakan komplotan gangster.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kelapa Dua AKP Tribuana Roseno membenarkan adanya peristiwa itu. Namun, ia belum menjelaskan kronologinya lebih lanjut. Sebab, kasus ini kini masih dalam penyelidikan.
"Ya benar. Sementara masih dalam proses penyelidikan. Untuk perkembangan kasus bisa langsung koordinasi dengan Kanit Reskrim," ujar Tribuana, Senin, 3 Januari 2021.
Sementara itu, salah satu warga sekitar, Rendy Panjaitan, menuturkan bahwa kejadian tersebut terjadi di Jalan Empu Barada Raya, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu, 2 Januari 2022, dini hari.
Ia mengatakan ada puluhan orang yang menyerang pria tersebut. Rendy menduga pelaku yang membacok merupakan kelompok gangster.
"Iya benar, kayanya gangster. Soalnya banyak gitu," kata Rendy kepada awak media.

Saat ditanya terkait lokasi kejadian, Rendy mengaku hanya mengetahui korban yang tergeletak di depan sekolah Hilaris School, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
"(Kronologinya) engga tahu saya, cuma lihat orang geletak di situ ( Hilaris School). Kira-kira jam 4.30 WIB. Korbannya orang mana juga enggak tahu," tuturnya.
Rendy mengatakan, korban mengalami luka bacokan di bagian paha kanan. Menurutnya, luka itu akibat terkena senjata tajam jenis celurit. "Lukanya di paha kanan, darahnya banyak" ucap dia.
TODAY TAGPergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.
Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews