Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis
Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:57
Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pria berinisial H, tergeletak berlumur darah di pinggir jalan di wilayah Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu, 2 Januari 2022 pagi. Pria tersebut diduga menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh segerombol orang tak dikenal yang disinyalir merupakan komplotan gangster.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kelapa Dua AKP Tribuana Roseno membenarkan adanya peristiwa itu. Namun, ia belum menjelaskan kronologinya lebih lanjut. Sebab, kasus ini kini masih dalam penyelidikan.
"Ya benar. Sementara masih dalam proses penyelidikan. Untuk perkembangan kasus bisa langsung koordinasi dengan Kanit Reskrim," ujar Tribuana, Senin, 3 Januari 2021.
Sementara itu, salah satu warga sekitar, Rendy Panjaitan, menuturkan bahwa kejadian tersebut terjadi di Jalan Empu Barada Raya, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu, 2 Januari 2022, dini hari.
Ia mengatakan ada puluhan orang yang menyerang pria tersebut. Rendy menduga pelaku yang membacok merupakan kelompok gangster.
"Iya benar, kayanya gangster. Soalnya banyak gitu," kata Rendy kepada awak media.

Saat ditanya terkait lokasi kejadian, Rendy mengaku hanya mengetahui korban yang tergeletak di depan sekolah Hilaris School, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
"(Kronologinya) engga tahu saya, cuma lihat orang geletak di situ ( Hilaris School). Kira-kira jam 4.30 WIB. Korbannya orang mana juga enggak tahu," tuturnya.
Rendy mengatakan, korban mengalami luka bacokan di bagian paha kanan. Menurutnya, luka itu akibat terkena senjata tajam jenis celurit. "Lukanya di paha kanan, darahnya banyak" ucap dia.
Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.
TODAY TAGSebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews