Connect With Us

ESDM Buka Peluang Pertamax Turun Lagi, Asal Harga Minyak Dunia Ikut Melandai

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:45

Ilustrasi BBM di SPBU Pertamina. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com– Pemerintah menyatakan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi masih akan mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia. 

Karena itu, peluang penurunan harga Pertamax dan BBM nonsubsidi lainnya tetap terbuka apabila harga minyak global mengalami penurunan.

Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia menjelaskan, mekanisme penetapan harga BBM nonsubsidi mengacu pada harga keekonomian yang berlaku di pasar internasional.

Menurutnya, ketika harga minyak dunia bergerak turun, harga BBM nonsubsidi juga berpotensi mengalami penyesuaian ke bawah. 

Sebaliknya, jika harga minyak global meningkat, maka harga BBM harus menyesuaikan.

“Nah apakah bisa turun? Pasti. Ketika harga minyak dunia turun, sudah bisa dipastikan harga BBM non-subsidi juga akan turun. Begitu juga sebaliknya, ketika harga minyak dunia mengalami kenaikan, mau tidak mau, tidak terhindarkan harga BBM non-subsidi harus menyesuaikan dengan harga keekonomiannya,” ujar Dwi Rabu 17 Juni 2026, dikutip dari Kompas.

Ia menegaskan, skema tersebut berlaku tidak hanya untuk BBM nonsubsidi yang dijual Pertamina, tetapi juga produk yang dipasarkan oleh perusahaan swasta. 

Karena itu, perubahan harga sangat dipengaruhi kondisi pasar energi global.

Dwi juga menyinggung keputusan pemerintah yang sebelumnya mempertahankan harga Pertamax meski harga minyak dunia sempat mengalami kenaikan. 

Hal tersebut, kata dia, merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.

Namun seiring perubahan kondisi pasar yang semakin dinamis, penyesuaian harga akhirnya dilakukan sehingga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter.

“Seiring berjalannya waktu, fluktuasi harga yang semakin dinamis, ini para pelaku usaha mau tidak mau harus menyesuaikan dengan harga keekonomian,” katanya.

Meski demikian, pemerintah memastikan peluang penurunan harga tetap terbuka apabila tren harga minyak dunia berbalik turun dalam periode mendatang.

“Jadi kalau ditanya akan turun enggak harga minyak dunia turun, pasti akan ada penyesuaian juga untuk penurunan harga BBM non-subsidi,” tukas Dwi.

TEKNO
Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05

Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BANTEN
Tunggu Pengumuman Resmi, Kota Tangerang Juara Umum Popda Banten 2026 

Tunggu Pengumuman Resmi, Kota Tangerang Juara Umum Popda Banten 2026 

Rabu, 17 Juni 2026 | 14:32

Kontingen Kota Tangerang tengah menunggu pengumuman resmi gelar juara umum Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII Banten 2026.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill