Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:18
Kabar baik bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor dari luar Provinsi Banten dan berencana melakukan mutasi masuk.
TANGERANGNEWS.com-Kawanan begal diduga kembali beraksi di wilayah Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Kali ini, korbannya adalah pengemudi ojek online (ojol) yang sedang menunggu orderan pada Minggu, 19 September 2021 dini hari.
Kejadian tersebut menimpa pengemudi ojol kembar, HLM, 20 dan HSN, 20, beserta satu orang rekannya yang sedang menunggu pelanggan tepat di sekitar Bintaro Xchange Mall, Pondok Aren, sekitar pukul 03.00 WIB.
Kepada TangerangNews.com, salah satu korban berinisial HLM menceritakan kejadian yang dialaminya tersebut.
Insiden itu bermula ketika HLM tengah asik ngobrol sembari menunggu orderan bersama saudara kembar dan satu orang rekannya.
Kala itu, tiba-tiba mereka dihampiri oleh enam orang tak dikenal yang saling berboncengan dengan tiga unit motor.
"Tiba-tiba tiga orang turun. Semuanya (tiga pelaku) menenteng senjata tajam. Mereka bawa celurit panjang, sama golok," ujar HLM melalui sambungan telepon.
Sembari berteriak memerintah korbannya untuk menyerahkan ponsel masing-masing, para pelaku juga mengancam dengan mengayunkan senjata tajamnya tersebut.
"Dia berteriak 'jangan kemana-mana lu, serahin handphone lu'," tutur HLM menirukan para pelaku.
Karena ketakutan, HSN dan satu rekannya langsung mencoba melarikan diri mencari tempat yang lebih aman.
Namun HLM tak dapat melarikan diri seperti dua korban lainnya. Tangannya sudah tertahan oleh para pelaku. Ia berusaha untuk mempertahankan ponsel yang dimilikinya.
"Saya seperti rebutan HP (Handphone) sama pelaku, tarik-tarikan," ujarnya.
Tak lama kemudian, salah satu pelaku nekat mengayunkan senjata tajamnya. Akibatnya, HLM mengalami luka bacok yang cukup parah di bagian tangannya.
"Karena saya menangkis pakai tangan satu lagi. Gara-gara dibacok, akhirnya handphone saya lepas. Terus saat itu juga ada yang merogoh tas saya. Ternyata benar saat diperiksa dompet saya sudah hilang," paparnya.
Atas ulah para pelaku, korban terpaksa harus rela kehilangan ponsel dan dompet yang disimpan di dalam tasnya.
Selain itu akibat menahan ayunan senjata tajam, korban pun mengalami luka bacok yang cukup parah, hingga harus mendapat belasan jahitan.
"Luka yang parah di tangan, itu ada dua lapis jahitan. Karena sampai ke tulang. Lapisan pertama enan jahitan, kedua 10 jahitan," kata korban.
"Terus ada juga seperti luka sayatan di pinggul. Terus adik kembar saya juga luka di lengan tapi tidak begitu parah. Kalau teman saya tidak apa-apa," imbuhnya. .
Aksi sadis kawanan begal ini, merupakan kejadian kedua kalinya di wilayah Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Peristiwa yang kedua hanya berselang satu hari.
Sebelumnya, pelaku mengincar seorang remaja berinisial E, 15. Selain harus menerima luka bacokan yang cukup parah, motor korban pun raib dicuri pelaku.
Kabar baik bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor dari luar Provinsi Banten dan berencana melakukan mutasi masuk.
TODAY TAGEvent Danantara Housing Expo (DHE) 2026 resmi dibuka di NICE Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, pada Kamis 27 Agustus 2026.
Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.
Merasa sehat bukan berarti kadar gula darah dalam tubuh berada dalam kondisi normal. Diabetes melitus dapat berkembang perlahan tanpa menimbulkan keluhan sehingga sering kali diabaikan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews