Connect With Us

Tergiur Upah Rp100 Juta, 2 Kurir Disergap Bawa 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:07

Ilustrasi pengungkapan upaya pengiriman sabu dari Aceh ke Tangerang. (Gambar dibuat dengan AI) (Gemini AI / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Upaya penyelundupan narkotika skala besar lintas provinsi berhasil digagalkan aparat kepolisian.

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Utara menyita 27 kg sabu siap edar yang disembunyikan di dalam dinding mobil modifikasi di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Dua kurir berinisial MI, 29, dan MD, 30, yang merupakan warga Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, tak berkutik saat kendaraannya disergap petugas.

Dari tangan kedua tersangka, polisi mengamankan barang bukti sabu bermerek "Jinyu" dengan kemasan khas berwarna biru bergambar ikan mas.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Andy Arisandi menjelaskan pengungkapan ini berkat kejelian tim opsnal yang menerima informasi intelijen pada Jumat 14 Agustus 2026 siang, mengenai adanya pengiriman narkoba dari Lhokseumawe, Aceh Utara, melintasi Sumut menuju ke Tangerang.

"Atas informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan dengan cara observasi dan profiling terhadap terduga pelaku," ujar Kombes Andy seperti dilansir dari CNN Indonesia, Selasa 18 Agustus 2026.

Tak butuh waktu lama, tim di lapangan melacak keberadaan sebuah mobil Xpander Cross putih dengan nomor polisi BK-1205-AAB melintasi Jalan Lintas Sumatera di kawasan Kecamatan Kotapinang, Labuhanbatu Selatan.

Petugas langsung menyetop kendaraan yang dikemudikan oleh MI dan MD tersebut.

Pada penggeledahan awal, petugas sempat terkecoh karena tidak menemukan barang mencurigakan di kabin biasa.

Namun, petugas memeriksa bagian dinding belakang interior mobil yang ternyata sudah dimodifikasi sedemikian rupa untuk menyembunyikan barang haram.

"Akhirnya petugas menemukan 27 kg sabu dengan kemasan warna biru bergambar ikan emas bertulisan 'Jinyu' di dinding dalam mobil yang berada di belakang," jelas Andy.

Dari hasil interogasi mendalam, kedua tersangka mengaku hanya berperan sebagai kurir bayaran. Mereka diupah sebesar Rp100 juta untuk membawa sabu tersebut menuju Tangerang atas perintah seseorang berinisial P yang kini tengah buron.

Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti 27 kg sabu dan unit mobil modifikasi telah diamankan di Kantor Ditresnarkoba Polda Sumut.

"Kami masih melakukan pengembangan kasus serta memburu pelaku berinisial P yang diduga berada di Aceh Timur," tegas Andy.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill