TANGERANGNEWS.com-Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
Pemilik akun Threads @ranggadev membagikan pengalaman kurang menyenangkan akibat ulah juru parkir liar yang diduga mematok tarif sepihak alias getok harga.
Dalam unggahannya, pemilik akun tersebut menceritakan kronologi saat dirinya hendak membayar parkir usai menikmati hidangan laksa.
Semula ia memberikan uang sebesar Rp2.000, namun juru parkir berpenampilan bertato tersebut meminta tarif Rp4.000.
"BUSETTT makan laksa di kota tangerang parkir liarnya 4rb wkwkwk normal kah?" tulisnya seperti dikutip pada Jumat 2 Oktober 2026.
Karena kesal dengan tarif yang tidak sesuai standar, ia lantas menyerahkan uang lembaran Rp20.000. Namun, juru parkir malah memberiakan kembalian yang tidak sesuai dengan dalih tidak ada uang kecil. Akibatnya nominal parkir yang dibayar menjadi Rp5.000.
"Udah mah abis itu ngasih kembalian 14rb doang katanya gada 2rb lagi, bodoamat gamau tauu td aja gua kasih 2rb gamau yakali gua jadi kurang 2rb. Akhirnya dia cuma kasih lagi SERIBU itu berarti gua bayar LIMA RIBU HAHA," kata @ranggadev.
Kendati demikian, pemilik akun tetap memberikan apresiasi terhadap cita rasa kuliner laksa Tangerang yang dinilai sangat enak, serta sikap ramah dari pedagang di lokasi tersebut.
Meskipun ia khawatir fenomena juru parkir liar ini memunculkan kekhawatiran tersendiri bagi kelangsungan para pelaku UMKM.
Keberadaan parkir liar yang meresahkan dapat menurunkan kenyamanan wisatawan dan warga yang ingin berwisata kuliner di Kota Tangerang.
"Kasian sama pedagang disitu malah rugi kalo tukang parkirnya nembak harga gitu. Padahal deket bngt sama KANTOR POLISI hehehehehehehehhe," tutupnya.