Connect With Us

Polres Tangsel Pastikan Motif Pembacokan Anak dan Ibu di Pamulang bukan Perampokan

Yudi Adiyatna | Kamis, 18 Mei 2017 | 06:00

Tampak aparat Kepolian saat mengangkat jasad pria muda usai dibunuh, Rabu (17/5/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho yang dihubungi TangerangNews.com,  Kamis (18/05/2017) mengatakan, peristiwa ibu dan anak bersimbah darah akibat dibacok, bukan karena perampokan.

"Bukan perampokan," ujar Alex. Dia juga mengatakan, saat ini ibu korban yang diketahui belakangan bernama  Ipoh (45) sudah  dalam perawatan di RS.
Namun, Alex enggan menyebutkan motif sebenarnya.

“Masih diselidiki. Ibu korban  mengalami luka bacok di kepala dan tangan, saat ini sudah berada di RS Fatmawati,“ ungkap Alex.
Alex mengaku, hingga kini belum ada tersangka yang telah ditahan terkait kejadian tersebut. 

Namun, Polisi telah mengamankan barang bukti berupa obeng berwarna merah yang ditemukan berada di got sekitar 2 meter dari posisi korban. Obeng ini lah yang diduga digunakan pelaku untuk menusuk dada kanan korban.

Seperti diketahui, seorang anak remaja berusia 14 tahun ditemukan tewas bersimbah darah di Kompleks Taman Kedaung Jalan Mawar XII. Blok D, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang Kota Tangerang Selatan, Rabu(17/05/2017) malam .

Korban diketahui bernama Raul (14) ini  ditemukan tewas penuh luka tusukan di halaman depan rumah nya tersebut.
Insiden  menghebohkan ini pertama kali diketahui oleh wanita bernama Linda Mulyani. 

Tetangga korban asal Surabaya itu  menceritakan awal  terjadinya peristiwa tersebut. Menurut Linda  pada Rabu sekitar Pukul 19.25 dirinya melihat kedua korban dalam keadaan berpelukan dan berlumuran darah .  Oleh Linda kemudian dengan cepat dilaporkan  kejadian tersebut kepada security perumahan. 

Saat itu diketahui ibu Korban masih bernafas. Melihat itu, Ibu korban langsung dibawa ke RS Soeroso Kedaung untuk mendapat pertolongan pertama. "Korban (Ibu) menderita luka di kepala dan tangan. Sementara korban masih dalam pemeriksaan tim identifikasi kami. Saat ini ibu korban sudah di RS Fatmawati untuk dirawat," ujar Kapolres Kota Tangsel, AKBP Fadli Widiyanto.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TEKNO
Download Aplikasi by.U: Cara Instal dan Kenali Fitur Utamanya

Download Aplikasi by.U: Cara Instal dan Kenali Fitur Utamanya

Senin, 21 September 2026 | 17:29

Aplikasi by.U menjadi pusat pengelolaan layanan yang bisa kamu akses langsung dari perangkat mobile. Dari satu aplikasi, kamu dapat mengecek kuota, melakukan pembelian, melihat promo, mengumpulkan uCoin, dan mencari hiburan ketika sedang senggang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Senin, 21 September 2026 | 17:38

PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill