Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum
Senin, 26 Oktober 2026 | 18:23
Living World Alam Sutera menghadirkan rangkaian Halloween Spooky Garden yang berlangsung hingga 1 November 2026.
TANGERANGNEWS.com- Kasus pembacokan nenek Elih di markas Pemuda Pancasila tidak akan membuat panas hubungan antara ormas tersebut dengan Forum Betawi Rempug.
Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto memastikan hal tersebut. "Kami sertakan pimpinan PP dan FBR Tangsel dan kami pastikan di Tangsel tidak ada masalah. Semua pelaku dari luar Tangsel, sedangkan dari dalamnya sendiri solid tidak ada permasalahan yang terjadi di antara mereka," kata Fadli, Selasa (29/8/2017). BACA JUGA : Pembunuhan Nenek di Tangsel, Pelaku Sadar Salah Sasaran Setelah Baca Berita
Diketahui, pihak Polres Tangsel hingga kini masih menyelidiki kasus ini. Polisi baru menetapkan, enam tersangka yang kini telah diamankan. Mereka adalah MBM (16), FSL (21), M.PRN (39), RTO (26), SMT (39), dan BCRI (18). BACA JUGA : Pelaku Aniaya Nenek Ellih di Posko Ormas Saat Mabuk
“Kami masih mencari pelaku lain yang ikut beraksi dengan keenam tersangka. Salah satu tersangka yang DPO ini berperan sebagai provokator serta menyediakan senjata tajam yang digunakan untuk membunuh korban," kata Kapolres. (DBI)
Living World Alam Sutera menghadirkan rangkaian Halloween Spooky Garden yang berlangsung hingga 1 November 2026.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global
Mendengar diagnosis kanker payudara stadium lanjut kerap memicu kepanikan, rasa sedih, hingga perasaan putus asa pada pasien dan keluarga. Kondisi ini sering kali dianggap sebagai garis akhir karena penyakit dinilai sudah sulit disembuhkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews