Connect With Us

Misteri Pembunuh Nenek di Tangsel

Yudi Adiyatna | Senin, 28 Agustus 2017 | 21:00

Garis Polisi terpasang di TKP Penganiayaan sadis Nenek Elli, Di Lengkong Karya, Serpong Utara Tangsel, Senin (14/8/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com- Dua minggu kasus pembacokan dan pembunuhan secara sadis  terhadap nenek Ellih ,73 tahun yang tewas di Posko Ormas Pemuda Pancasila (PP) di Lengkong Karya, Serpong Utara,Minggu (13/8/2017) lalu masih menjadi teka-teki.

Hingga kini pihak kepolisian belum dapat memastikan siapa orang yang tega melakukan tindakan mutilasi terhadap perempuan renta yang sehari-hari mendiami posko ormas Pemuda Pancasila tersebut.

"Masih belum dilakukan penangkapan terhadap pelaku," ujar Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander Yurikho kepada Senin (28/8/2017).

Ia pun menampik soal desas - desus yang tengah beredar. Bahwa pelaku sudah diamankan oleh polisi.

"Siapa yang amankan? Belum ada," ucapnya.

Menurutnya jajarannya saat ini masih memburu pelaku. Ia pun membeberkan beberapa kendala dalam mengungkap kasus tersebut. BACA JUGA : Nenek yang diserang di Posko Ormas Pemuda Pancasila Tangsel Akhirnya Meninggal

"Ada beberapa yang kami pertimbangkan. Mulai dari kepentingan pencarian keadilan bagi korban, kepentingan pengungkapan kasus, dan asas praduga tak bersalah," kata Alexander.

Senada dengan Kasat Reskrim, Kasubag Humas Polres Tangsel, Iptu Mulyawan mengatakan  saat ini pihaknya terus  melakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut terhadap kasus nenek Ellih ini

"Prosesnya masih lidik. Beberapa orang sudah teridentifikasi, tapi masih kami dalami," ungkap Mulyawan

Sementara itu, salah seorang keponakan nenek Elih , Budi mengakui hingga kini masih belum mendapatkan kabar bahwa pelaku penganiayaan sadis tersebut terhadap bibinya tersebut telah tertangkap. Warga asal Serpong, ini berharap agar aparat segera mengamankan pelaku dan menjatuhi hukuman yang setimpal bagi pelaku. BACA JUGA : Sebelum Ditemukan Bersimbah Darah, Begini Keseharian Nenek Elli

"Semoga cepat ketangkap lah, hukum harus ditegakan seadil - adilnya," papar Budi.(DBI)

BANDARA
Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Jumat, 6 November 2026 | 23:32

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau langsung langkah pencegahan banjir dan penanganan pendangkalan di kawasan Kali Perancis, Kota Tangerang

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

NASIONAL
Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Jumat, 6 November 2026 | 16:28

Pemerintah secara resmi memutuskan akan mengubah status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill