Connect With Us

Wangi Melati, Suara Misterius dan Nenek di Jembatan Kaluwung Tigaraksa

Mohamad Romli | Selasa, 9 Mei 2017 | 13:00

Jembatan Kaluwung di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (@tangerangnews2017 / Mohamad Romli)


TANGERANGNEWS.com-Jembatan Kaluwung yang terletak di Kampung Kaluwung, Desa Pematang, Kecamatan Tigaraksa sudah sejak lama dikenal angker.
Cerita angkernya jembatan yang terletak di jalan Kaluwung tersebut, diceritakan warga sekitar yang pernah mengalami peristiwa mistis. Lokasinya, persis di pintu selatan kawasan industri olex, Balaraja.


Cerita angkernya jembatan tersebut diceritakan warga sekitar dari mulut ke mulut. Hal itu pun akhirnya sampai ke Pandi, seorang petugas keamanan di area kawasan industri Olex, Balaraja.


Dia mengaku, mendengar keangkeran jembatan yang lokasinya persis didekat pos penjagaan tempat dia bekerja. Ketika itu dirinya sedang sendiri untuk jaga malam.
Sebenarnya, kata Pandi, dirinya  tak merasa gentar dengan berbagai cerita mistis. Hingga akhirnya dia mengalami sendiri.

"Saat baru bekerja dan jaga di pos itu, saya sering mendengar ada suara perempuan yang memanggil dari arah jembatan," ungkapnya kepada TangerangNews.com, Selasa (09/5/2017).


Pandi pun sebenarnya merasa takut. Ketika dia mendekat, suara misterius itu hilang. Karena tuntutan pekerjaan, ia tidak pernah menghiraukan suara itu "Setelah beberapa bulan bekerja. Saya enggak pernah mendengar suara itu lagi. Mungkin sudah pada kenal kali ya," tambahnya sambil tersenyum.

Namun, kejadian lain dialami Andi rekan seprofesi Pandi dilokasi tersebut. Penampakan makhluk halus itu benar-benar terjadi.

"Teman saya jaga malam. Saat itu tiba-tiba di depan pos penjagaan muncul sosok bayangan, kemudian semakin nyata menjelma jadi seorang nenek," ujarnya

Sontak saja Andi  lari meninggalkan pos penjagaan, menuju pos penjagaan lain sambil berteriak meminta tolong. Bahkan motor milik Andi ditinggalkannya.

 

"Pas saya tanya kenapa sampai lari dan minta tolong, ia menjawab ada nenek-nenek di depan pos penjagaan, padahal itu tengah malam," sambung Pandi.

Dari peristiwa tersebut, Pandi pun akhirnya memahami jika lokasi tersebut memang angker sesuai dengan cerita warga sekitar.

Ia pun mengikuti petuah warga jika disekitar jembatan tersebut tidak boleh mengucapkan kata-kata kotor maupun kasar.

Selain itu, penampakan maupun wangi bunga melati yang kadang terhirup olehnya, tidak selalu ketika malam Jumat yang dikenal dengan malam keramat. Namun juga pada saat hari-hari biasa.

"Biasanya kalau habis turun hujan mas, malamnya suka ada kejadian mistis disini," tandasnya. Lokasi jembatan tersebut diapit oleh area persawahan di bagian selatan. Sementara dibagian utara kini berdiri bangunan pabrik kawasan Olex. Jembatan itu lebarnya sekitar dua meter dengan panjang sekitar dua meter.

WISATA
Situ Cihuni Pagedangan Jadi Hidden Gem, Punya Jalur Jogging dengan Pemandangan Hijau

Situ Cihuni Pagedangan Jadi Hidden Gem, Punya Jalur Jogging dengan Pemandangan Hijau

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:58

Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.

SPORT
3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa

3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa

Jumat, 29 Mei 2026 | 14:39

Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.

BANDARA
Berbagi Kebahagiaan Iduladha, Bandara Soetta Salurkan 18 Ekor Sapi untuk Warga Sekitar

Berbagi Kebahagiaan Iduladha, Bandara Soetta Salurkan 18 Ekor Sapi untuk Warga Sekitar

Jumat, 29 Mei 2026 | 17:47

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), menunjukkan kepedulian sosialnya kepada warga sekitar wilayah di momen Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill