Mengenal PMOS, Istilah Baru Pengganti PCOS dan Dampaknya bagi Wanita
Jumat, 26 Juni 2026 | 18:34
Perubahan nama ini didasari oleh tingginya angka underdiagnosis atau kasus yang tidak terdeteksi di masyarakat.
TANGERANGNEWS.com-Nenek yang diketahui bernama Elli, 73 tahun, korban penganiayaan orang tidak dikenal ,Minggu (13/8/2017) pagi kemarin akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Kabupaten Tangerang tadi malam. Diketahui Elli ditemukan di Posko Ormas Pemuda Pancasila di jalan Jelupang, Lengkong Karya,Serpong Utara, Kota Tangsel dalam kondisi penuh darah. Pada pergelangan tangannya, terputus diduga akibat serangan benda tajam. Baca Juga : Nenek Ditemukan dengan Tangan Putus di Posko Ormas
Warga melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Ketika itu, Elli masih dalam keadaan sadar. Kemudian langsung di bawa ke RS Medika BSD untuk mendapatkan pertolongan medis akibat darah yang tak henti-hentinya keluar dari pergelangan tangannya yang terputus. Pihak kepolisian membenarkan Elli sudah menghembuskan nafas terakhirnya.
"Benar, wafat semalam jam 20.00 di RSUD Tangerang karena kehabisan darah," ungkap Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho kepada TangerangNews.com, Senin (14/8/2017) Menurut Alex, korban yang memang sehari-hari berada di posko ormas itu merupakan seorang tunawisma. Sehingga sejak awal kejadian hingga wafatnya, belum ada satu pun pihak keluarga yang datang atau menghubungi pihak kepolisian.
"Sejak awal tak ada pihak keluarga yang dating. Bahkan tindakan medis semuanya atas persetujuan penyidik," kata Alex. Hingga kini pihak kepolisian masih terus mengembangkan penyelidikan lebih lanjut ihwal serangan sadis kepada Elli yang diusia senja tersebut .
Sebelumnya, Sekjen DPC Pemuda Pancasila Tangsel ,Irwan Pristiasya membantah bahwa kejadian serangan terhadap Nenek Elli tersebut ada kaitannya dengan ormas yang dipimpinnya "Jelas saya bantah. Enggak ada kaitanya sama PP. Itu hanya kebetulan saja dia sehari-hari menempati posko kosong tersebut," ungkap Iwan.(DBI)
Perubahan nama ini didasari oleh tingginya angka underdiagnosis atau kasus yang tidak terdeteksi di masyarakat.
TODAY TAGTerkait usulan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang pelarangan dan pencegahan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), DPRD Kabupaten Tangerang menyatakan masih menunggu regulasi dari Pemerintah Pusat dan DPR RI, sebagai dasar hukum
Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews