Connect With Us

Seorang Nenek Ditemukan dengan Tangan Putus di Posko Ormas

Yudi Adiyatna | Minggu, 13 Agustus 2017 | 18:00

Seorang Nenek Penuh Luka kini Dirawat di RSUD Tangerang, Minggu (13/8/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Seorang wanita paruh baya tanpa identitas ditemukan dengan penuh luka di sebuah posko yang dibangun Ormas Pemuda Pancasila di sekitar Jalan Raya Jelupang-Lengkong Karya, Serpong Utara, Tangsel, Minggu (13/8/2017) pagi tadi. Bahkan pergelangan tangan kanan  korban  terputus diduga akibat tebasan senjata tajam.

Informasi yang dihimpun dari Irwan Pristiasya Sekjen Ormas Pemuda Pancasila MPC Tangsel mengatakan, wanita paruh baya tersebut memang diketahui sering berada di posko tersebut. Namun dirinya membantah bahwa kejadian itu ada kaitannya dengan ormas yang dipimpinnya.

"Informasi anggota PP yang berada di sana, posko itu memang kosong dan tidak digunakan untuk Sekretariat, dan menurut keterangan anggota saya korban memang sering berada di situ semenjak pos itu didirikan," ungkap Iwan.

Kini korban yang mengenakan daster batik dan kerudung hitam ini dibawa ke RSUD Tangerang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sementara Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP.Alexander Yurikho mengatakan korban kini masih dalam kondisi hidup dan pihak kepolisian masih mengembangkan penyelidikan penyebab kejadian tersebut "Korban masih hidup," ujarnya.(RAZ)

TANGSEL
Pemkot Tangsel Gandeng Kortas Tipikor Polri Cegah APBD 2026 Dikorupsi

Pemkot Tangsel Gandeng Kortas Tipikor Polri Cegah APBD 2026 Dikorupsi

Selasa, 3 Februari 2026 | 19:52

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar sosialisasi mitigasi dan tata kelola antikorupsi dengan menghadirkan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill