Connect With Us

Tangan Istri Juragan Sembako di Tangsel Nyaris Diputus Rampok

Denny Bagus Irawan | Rabu, 17 Agustus 2016 | 15:00

Ilustrasi Perampokan Bersenjata (Istimewa / TangerangNews)

 

TANGERANGNews.com-Riri, seorang istri dari juragan sembako di Jalan Wijaya Kusuma Ujung No. 68 RT 11/01, Kelurahan Pondok Betung, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangse) tangannya nyaris dibuat putus oleh perampok.

Hal itu disebabkan, karena dirinya nekat mempertahankan tas berisi uang puluhan juta rupiah. Peristiwa itu terjadi di Jalan Aren 2 Gang Sate RT02/03tak jauh dari kediamannya pada Senin (15/8/2016) lalu sekira pukul 18.35 WIB.

Sebenarnya Riri saat itu tidak sendiri, dia bersama suaminya Budi.  Ada pun kronologisnya, keduanya saat itu seusai menutup toko sembako milik mereka lalu bergegas pulang. Namun, rupanya keduanya diikuti kawanan penjahat yang berboncengan dengan dua sepeda motor.

“Benar, korban dibacok tangannya. Ketika itu, salah satu pelaku menarik tas korban, tapi korban berusaha mempertahankan tas miliknya sehingga terjadi tarik menarik antara pelaku dan korban. Seketika itu, pelaku melukai korban,” kata Kasubag Humas Polres Kota Tangsel, AKP Mansuri, Rabu (17/8/2016).

Sang suami bukan diam saja, dirinya sudah berusaha melawan. Namun, suara tembakan yang terdengar ditelinganya membuat dia harus berpikir tentang keselamatannya. “Pelaku pun berhasil kabur dan membawa tas korban yang diperkirakan berisi puluhan juta itu. Kawanan itu melarikan diri ke arah Jalan Raya Ceger,” ujar Mansuri.

Mansuri mengatakan, Riri kini dirawat di RS Premiere Bintaro karena korban mengalami luka pada empat jari tangan sebelah kiri, sedangkan ibu jari sebelah kanan yang nyaris diputus perampok.

“Pelaku berhasil membawa tas korban. Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan,” tuntasnya.

 

 

KAB. TANGERANG
Dindik Kabupaten Tangerang Ingatkan Bahaya Bullying dan Konten Digital usai Kasus Bom Rakitan Pelajar

Dindik Kabupaten Tangerang Ingatkan Bahaya Bullying dan Konten Digital usai Kasus Bom Rakitan Pelajar

Rabu, 15 Juli 2026 | 21:50

Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang menanggapi kasus ledakan Bom yang diduga dilakukan pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kota Padang.

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill