Connect With Us

Polisi Masih Kejar Puluhan Pelajar Pembacokan Polisi di Tangsel

Yudi Adiyatna | Jumat, 15 September 2017 | 13:00

Kapolsek Cisauk AKP.A Kohar bersama 14 Pelaku Pengeroyokan Anggota Polisi. (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Pasca ditangkapnya 14 pelajar pelaku pengeroyokan dan pembacokan terhadap seorang anggota Polisi Aiptu Sugiri, Kamis (7/9/2017) lalu, hingga kini Polisi masih mengejar puluhan pelajar lain yang masih belum berhasil diamankan.

Kapolsek Cisauk AKP Abdul Kohar di Mapolsek Cisauk mengatakan, saat kejadian pengeroyokan terhadap anggotanya tersebut terdapat sekitar 30 pelajar dari berbagai sekolah yang ada di lokasi.

"Kurang lebih ada 30 orang yang terlibat, sisanya masih DPO dan sudah di identifikasi dan masih dilakukan pengejaran," ungkapnya, Jumat (15/9/2017). BACA JUGA  : Bacok Polisi Saat Atur Lalulintas , 14 Pelajar SMA Diciduk Polres Tangsel

Selain itu dirinya pun mengungkapkan dari empat belas pelaku yang berhasil diamankan memiliki peran yang berbeda-beda dalam peristiwa tersebut.

"Yang paling utama 3 orang, sisanya ikut-ikutan. 3 orang ini nanti pasalnya akan lain, yang 11 orang kita kenakan pasal 170 KUHP, karena turut membantu," ujarnya. BACA JUGA : Aiptu Sugiri Maafkan Pelajar Pembacok Dirinya

Kapolsek Cisauk ini pun menambahkan, nantinya ke empat belas pelaku yang masih berstatus pelajar dan di bawah umur ini akan diperlakukan khusus dan akan diadili di Peradilan Anak.

"Bapas sudah mendampingi, pengadilannya nanti Peradilan Anak, ditempatkan di Lapas Anak," ujarnya.(RAZ)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill