Connect With Us

Memet, Pria Asal Kresek Tangerang Bakal Mendaki Pegunungan Himalaya

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 18 September 2022 | 21:57

Memet Isa Bahrudin, 42, pria asal Kampung Renged, RT1/1, Desa Renged, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, akan mendaki Pegunungan Himalaya. (@TangerangNews / Website tangerangkab.go.id)

TANGERANGNEWS.com-Memet Isa Bahrudin, 42, pria asal Kampung Renged, RT1/1, Desa Renged, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, akan menjalankan misi pendakian budaya di Pegunungan Himalaya.

Memet mengaku pendakian ke gunung tertinggi di dunia yang terletak di perbatasan Nepal dan Tibet tersebut sebelumnya diagendakan tahun 2020. Namun kendala pandemi Covid-19, akhirnya pendakian diundur hingga saat ini.

"Baru bisa besok hari berangkat," ungkap Memet saat mendatangi Gedung Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk meminta restu pemerintah daerah setempat, Jumat 16 September 2022, kemarin.

Pendakian tersebut dilakukan Memet bersama rombongannya yang diperkirakan ak memakan waktu hampir satu bulan. Dalam pendakian ada beberapa puncak gunung Himalaya seperti Pucak Everest.

"Dalam pendakian budaya, kita akan memainkan tiga alat musik di puncak Gunung Himalaya yaitu angklung, suling dan karinding," ungkapnya.

Sebelum pendakian, dirinya melakukan persiapan yang cukup matang dengan berbagai simulasi, di antaranya melakukan pendakian di Gunung Rinjani Lombok dan Baduy.

Selain itu juga sudah melakukan medical check up sebagai prasyarat untuk dapat bergabung dalam misi pendakian budaya.

"Untuk di Indonesia sudah dilakukan pendakian dari gunung yang ada di Sabang sampai Marauke. Saat ini kita ingin melakukan misi pendakian yang lebih tinggi lagi, mohon dukungan dan doanya," jelas Memet.

Sementara Sekda Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid yang melepas keberangkatan Memet mengatakan Pemkab Tangerang bersama masyarakat mendoakan agar misi pendakian berjalan lancar.

"Juga dapat mengibarkan bendera merah putih, serta panji Kabupaten Tangerang di puncak Gunung Himalaya nanti," kata Sekda.

Sekda berpesan kepada Memet menjaga kondisi kesehatan dan kekompakan, agar pendakian budaya di Pegunungan Himalaya dapat dilakukan sesuai rencana.

"Setelah sampai di puncak Gunung Himalaya nanti, kabarkan bahwa Kabupaten Tangerang berulang tahun ke-390. Ada anak Kabupaten Tangerang yang dapat menaklukan Himalaya," tuturnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

SPORT
Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Senin, 21 September 2026 | 17:38

PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat

BANTEN
Kanwil Kemenkum Banten Perkuat Pengawasan 1.700 Notaris Agar Lebih Profesional

Kanwil Kemenkum Banten Perkuat Pengawasan 1.700 Notaris Agar Lebih Profesional

Selasa, 22 September 2026 | 18:58

Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Banten menggelar Diskusi dan Koordinasi Permasalahan Notaris di Grand Serpong Hotel, Kota Tangerang, Selasa 22 September 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill