Connect With Us

2 Pendaki Wanita Indonesia yang mendaki Gunung Tertinggi Dunia Kembali ke Tanah Air

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 31 Mei 2018 | 09:00

Kedua Pendaki Wanita Indonesia yang berhasil taklukan puncak gunung tertinggi di dunia, Puncak Gunung Everest. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Akhirnya, dua pendaki dari Tim The Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition MahitalaUnpar (WISSEMU)  kembali ke Tanah Air. 

Berangkat dari Kathmandu pada 31 Mei 2018 pukul 21.45 waktu setempat, Mathilda Dwi Lestari (Hilda) dan Fransiska Dimitri (Deedee) akan sampai di Terminal 2 Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat 1 Juni 2018 pukul 13.00 WIB.  

 Deedee dan Hilda kembali ke Indonesia setelah sebelumnya berhasil mengibarkan bendera merah putih di puncak tertinggi di dunia, Puncak Gunung Everest. 

Capain ini merupakan prestasi yang membanggakan karena menggenapi rangkaian pendakian 7-summits -- rangkaian tujuh gunung tertinggi di tujuh belahan lempeng benua, sering disalah artikan sebagai tujuh gunung tertinggi di dunia--. Ini artinya Tim WISSEMU menjadi tim wanita pertama dari Indonesia yang menorehkan prestasi ini.  

Di dunia sendiri baru ada 31 orang wanita yang pernah mencatatkan diri masuk dalam daftar 7summiteers. Pendakian ini sendiri tidaklah mudah dan penuh dengan peluh keringat. Kurang lebih dua bulan waktu yang dihabiskan tim untuk menyelesaikan pendakian ke gunung tertinggi di dunia, Gunung Everest. 

Untuk mencapai puncak Gunung Everest, Tim WISSEMU telah melalui perjalanan panjang. Memulai perjalanan dengan proses aklimatisasi,--aktivitas adaptasi tubuh pada ketinggian tertentu --, yang panjang dari EBC (5.20 0 mdpl) hingga setengah Camp 2 ketinggian kurang lebih (7400 mpdl). Setelah proses aklimatisasi tersebut, Tim WISSEMU melakukan proses pemulihan di di Desa Zhaxizongxiang yang ada pada ketinggian 4.150 mdpl. 

Pemulihan ini dilakukan sembari menunggu cuaca pendakian terbaik. Pada tanggal 11 Mei tim memulai pendakian selama enam hari untuk akhirnya mencapai puncak Everest.  

 Dua orang mahasiswi yang masih terdaftar aktif di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung ini sebelumnya telah mengibarkan Bendera Merah Putih di enam puncak gunung tertinggi di enam lempeng benua lain. 

Mereka mencatatkan diri sebagai tim perempuan Iandonesia pertama yang berhasil mencapai puncak Puncak Gunung Denali (6.190 mdpl), Alaska dan Puncak Gunung Vinson Massif, Antartika (4.190 mdpl). 

  Sambutan baik dan rasa bangga juga sempat diutarakan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Presiden Indonesia Joko Widodo yang diutarakan beberapa waktu lalu. 

Tim WISSEMU sendiri akan disambut langsung oleh Imam Nahrawi dalam Press Conference di Gedung Menpora setelah kepulangan nya ke Indonesia yaitu 1 Juni 2018 pukul 16.00 serta mendapat undangan untuk bertemu Presiden Joko Widodo untuk sharing mengenai kegiatan yang baru saja mereka selesaikan ini.(DBI/RGI)

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

NASIONAL
Sempat Terkendala, Ini Identitas Korban Tewas Kecelakaan KA Bekasi Timur

Sempat Terkendala, Ini Identitas Korban Tewas Kecelakaan KA Bekasi Timur

Selasa, 28 April 2026 | 20:08

Sebanyak 10 korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur berhasil diungkap identitasnya oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. Pemeriksaan dilakukan di RS Polri Kramat Jati.

BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Masuk 12 Daerah Terbaik Pengendali Inflasi di Tengah Ancaman Perang Iran

Pemkot Tangerang Masuk 12 Daerah Terbaik Pengendali Inflasi di Tengah Ancaman Perang Iran

Selasa, 28 April 2026 | 20:44

Pemkot Tangerang bergerak cepat mengantisipasi potensi gejolak harga kebutuhan pokok akibat konflik perang Iran yang memicu kenaikan harga energi, pangan hingga distribusi logistik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill