Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel
Jumat, 4 September 2026 | 22:14
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TANGERANGNEWS.com-Jajaran Polres Metro Tangerang mengamankan 8 pengedar yang terlibat dalam jaringan narkotika Internasional.
Para pelaku diantaranya berinisial AB, ST, PL, RK, AS, RH, AE dan NR. Mereka diamankan dibeberapa tempat berbeda Satu diantaranya yakni AB tewas ditembak petugas kepolisian.
Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan mengatakan, dari tangan seluruh pelaku, pihaknya telah menyelamatkan 7.000 jiwa dengan menyita berbagai macam jenis narkotika seperti Ekstasi, Heroin dan Sabu.
"Dari AB kami dapatkan sekitar 1 Kg narkotika jenis heroin dan ke 7 tersangka lainnya adalah yang kami dapatkan di beberapa tempat dari hasil pengembangan," ujarnya saat jumpa pers di RSUD Tangerang, Selasa (17/4/2018).
Harry menjelaskan penangkapan para pelaku. Mulanya ST lebih dulu diamankan jajarannya di daerah Tangerang Selatan. Kemudian PL, RK, AS, RH dan AE di daerah yang sama. Selanjutnya, NR diamankan di daerah Bekasi dan AB di daerah Kota Tangerang.
"AB kami tindak tegas terukur karena mencoba melawan dengan senjata tajam jenis golok saat petugas melakukan penangkapan," kata Harry.
Menurut Harry, Heroin yang berhasil disita polisi sebanyak 1 Kg dari jaringan ini merupakan pencapaian yang luar biasa bagi Polres Metro Tangerang.
"Ini baru pertama kali lagi mendapatkan Heroin yang agak banyak sebanyak satu kilo," tuturnya.
Atas perbuatannya, para pelaku pun dikenakan Pasal 114 Ayat 2 Subs Pasal 112 Ayat 2 Juncto Pasal 132 Ayat 1 UU RI No 35/2009 Tentang Narkotika.
"Ancaman hukumannya 20 tahun penjara atau seumur hidup," jelas Harry.(RAZ/HRU)
TODAY TAGIndustri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
Erupsi Gunung Sinabung di Sumatera Utara berdampak pada operasional penerbangan rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) - Bandara Internasional Kualanamu, maupun sebaliknya, Rabu 2 September 2026.
Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews