Tangsel Darurat Sampah, Andra Soni Kirimkan Fasilitas Pengolah 100 Kg Sampah Jadi Pupuk dan Biogas
Minggu, 18 Januari 2026 | 21:44
Masalah tumpukan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat perhatian serius dari Gubernur Banten Andra Soni.
TANGERANGNEWS.com-Kado penghargaan terbaik diterima Maesaroh Kepala SD Gebang Raya 2 pada Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Pasalnya, dia terpilih sebagai Juara 1 dalam lomba pemilihan Kepala SD berprestasi tingkat Kota Tangerang tahun 2018.
Sebuah benda wujud dari hasil prestasi yang diraihnya berupa piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tangerang M Yusuf.
Maesaroh menerima piala seperti menara tersebut saat peringatan Hardiknas di gedung olahraga (GOR) Dimyati, Kota Tangerang, Rabu (2/4/2018).
"Saya merasa bersyukur dengan mendapatkan peringkat pertama untuk kepala sekolah berprestasi," ucap syukur Maesaroh.
Maesaroh terpilih sebagai juara utama kepala sekolah berprestasi tingkat kota Tangerang yang diikuti 65 peserta.
Pada kesempatan bahagia tersebut, Maesaroh menuturkan harapan prestasi yang diraihnya agar dapat menjadi acuan bagi kepala sekolah lainnya dalam mengelola wadah edukasi yang lebih baik lagi sehingga anak didiknya pun ikut meraih prestasi.
"Harapan saya sebagai kepala sekolah tentunya mengharapkan putra-putri kami yang terdidik mudah-mudahan menjadi anak yang baik, pelajar yang mandiri, cerdas, dan berakhlakul karimah," harapnya.(RAZ/HRU)
Masalah tumpukan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat perhatian serius dari Gubernur Banten Andra Soni.
TODAY TAGKawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews