Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang
Senin, 2 November 2026 | 16:58
Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).
TANGERANGNEWS.com-Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani ke-64 akan digelar pada Minggu, 6 Oktober 2022, di Pondok Pesantren Al Istiglaliyah, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Pihak kepolisian pun akan menerjunkan ratusan personelnya untuk kelancaran acara tersebut.
Kepala Satlantas Polresta Tangerang Kompol Fikri Ardiansyah mengatakan kepada TangerangNews, pihaknya akan menerjunkan 450 personel demi pengamanan peringatan haul tersebut.
"Personil yang dilibatkan 450," jelasnya, Jumat, 4 November 2022.
Para personel tersebut akan diterjunkan untuk mengatur lalu lintas di kawasan Pasar Kemis.
Ia menyebut, acara ini berpotensi menimbulkan kemacetan, karena akan dihadiri para jemaah dari berbagai wilayah.
Baca juga: Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani di Pasar Kemis Tangerang Digelar Akhir Pekan Ini
"Terlebih, pada tahun lalu, peringatan haul tidak mengundang jemaah, karena pandemi Covid-19," kata Fikri.
Pihaknya juga melakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup tujuh titik jalan, mulai Sabtu, 5 November 2022 pukul 22.00, sampai dengan Minggu, 6 November 2022 pukul 12.00 WIB.
Berikut tujuh titik jalan yang ditutup:
1. Jalan Puri Jaya arah Ponpes
2. Perempatan Picung arah Ponpes
3. Jalan SDN 03 Pasar Kemis
4. Jalan Raya Ebreg Pasar Kemis
5. Indomaret Cilongok arah Ponpes
6. Jalan Pesantren arah Ponpes
7. Jalan Istiqomah arah Ponpes
Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).
TODAY TAGMaskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Perdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews