2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi
Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TANGERANGNEWS.com-Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani ke-64 akan digelar pada Minggu, 6 Oktober 2022, di Pondok Pesantren Al Istiglaliyah, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Pihak kepolisian pun akan menerjunkan ratusan personelnya untuk kelancaran acara tersebut.
Kepala Satlantas Polresta Tangerang Kompol Fikri Ardiansyah mengatakan kepada TangerangNews, pihaknya akan menerjunkan 450 personel demi pengamanan peringatan haul tersebut.
"Personil yang dilibatkan 450," jelasnya, Jumat, 4 November 2022.
Para personel tersebut akan diterjunkan untuk mengatur lalu lintas di kawasan Pasar Kemis.
Ia menyebut, acara ini berpotensi menimbulkan kemacetan, karena akan dihadiri para jemaah dari berbagai wilayah.
Baca juga: Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani di Pasar Kemis Tangerang Digelar Akhir Pekan Ini
"Terlebih, pada tahun lalu, peringatan haul tidak mengundang jemaah, karena pandemi Covid-19," kata Fikri.
Pihaknya juga melakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup tujuh titik jalan, mulai Sabtu, 5 November 2022 pukul 22.00, sampai dengan Minggu, 6 November 2022 pukul 12.00 WIB.
Berikut tujuh titik jalan yang ditutup:
1. Jalan Puri Jaya arah Ponpes
2. Perempatan Picung arah Ponpes
3. Jalan SDN 03 Pasar Kemis
4. Jalan Raya Ebreg Pasar Kemis
5. Indomaret Cilongok arah Ponpes
6. Jalan Pesantren arah Ponpes
7. Jalan Istiqomah arah Ponpes
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews