Connect With Us

Gereja Christ Cathedral Dijaga Ketat

| Jumat, 22 April 2011 | 17:15

Jemaat Gereja Christ Cathedral (tangerangnews / dira)



TANGERANG
- Sehari pasca teror bom, Gereja Christ Cathedral, Gading Serpong, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Jumat (22/4), dipadati oleh ribuan jemaatnya.
 
Mereka datang untuk mengikuti kebaktian Jumat Agung. Dengan pengawalan sangat ketat, jemaat  mereyakan Jumat Agung, peringatan kematian Yesus Kristus, Jumat (22/4) pagi hingga siang.

"Sebanyak 55 personil dari Polrestro Tangerang Kabupaten dikerahkan mengamankan ibadah ini, setelah sehari ditemukan benda yang diduga bom tak jauh dari gedung gereja," kata Kapolres Metro Kabupaten Tangerang, Kombes Pol Wahyu Widada yang ditemui di lokasi gereja, Jumat (22/4) .
 
Wahyu didampingi pengurus gereja sempat meninjau pelaksanaan ibadah. Hanya 15 menit berada dalam gedung gereja, Wahyu langsung pulang. "Habis dari gereja, saya langsung ke masjid untuk salat Jumat," jelas Wahyu.

Ibadah di greja yang diselenggarakan sejak pukul 10.00 sampai 12.30 WIB berlangsung aman. Polisi dan petugas keamanan dari satuan pengamanan (satpam) Gading Serpong dan dari pengurus gereja. Tidak semua kendaraan yang bisa masuk dalam kawasan gereja, kecuali warga jemaat yang bisa masuk dengan pemeriksaan sangat ketat.
 
Semua kendaraan dari arah belakang RS Assobirin Serpong tidak bisa melintasi Jalan Telaga Gading Timur untuk menuju ke kawasan Gading Serpong. Selain menempatkan pembatas di badan jalan itu, petugas keamanan mengarahkan setiap mobil harus belok kanan sebelum gedung gereja itu. Demikian sebaliknya dari arah gading Serpong, kendaraan tidak diperkenankan melintasi Jalan Telaga Timur depan gereja itu. Mereka harus mengambi arah ke kiri dari jalan dan akhirnya keluar di Rumah Sakit Assobirin Serpong.

Selain itu, petugas polisi juga  mendeteksi setiap jemaat yang akan masuk beribadah. Selain menggunakan alat pendeteksi, petugas juga memeriksa secara intensif isi satu per satu tas, bawaan, dan jaket Jemaat yang masuk dalam gedung. (DRA)
AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill