MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis
Jumat, 24 Juli 2026 | 10:06
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
TANGERANGNEWS.com-Sekitar ratusan suporter sepak bola terlibat bentrok dengan aparat kepolisian saat laga Dewa United melawan Persib Bandung di Stadion Sport Center, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu 26 November 2023, petang.
Bentrokan itu dipicu pertandingan yang diselenggarakan tanpa adanya penonton. Sementara para suporter terutama yang mendukung Persib sudah datang jauh dari Bandung.
Awalnya terjadi adu mulut antara suporter dengan petugas Kepolisian yang memasan barikade di depan gerbang stadion. Karena suporter tetap tidak diperbolehkan masuk, akhirnya terjadi aksi lempar batu ke aparat.
Kemudian aparat bergerak maju dan mengejar para suporter yang melakukan pelemparan.
"Kita dilarang masuk, dikarenakan Informasi dari panitia pertandingan ini cuma pemain tanpa penonton. Tapi infonya telat, diberitahu setelah kita dalam perjalanan ke Tangerang," ujar Bagas salah satu suporter Persib di lokasi.
Apalagi ia dan rekan lainnya sudah membayar biaya ongkos dan tiket sebesar Rp200 ribu untuk menyaksikan laga tim kesayangannya.
"Kita sudah berangkat dari Bandung sampai Tangerang pakai biaya, takutnya hangus kalau tidak dipakai," terang Bagas.
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
TODAY TAGKabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja
Festival Cisadane 2026 tak hanya menyuguhkan kemeriahan seni dan budaya, tapi juga menghadirkan panggung besar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews