Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Fasilitas pengelolaan air atau Water Treatment Plan (WTP) Sampora di Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, yang dikelola PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) hari ini berjalan dengan baik setelah sempat mengalami kebocoran pipa, Selasa 23 April 2024.
Diketahui kebocoran yang terjadi Senin 22 April 2024 kemarin, berdampak pada suplai air terhadap sekitar 70 ribu pelanggan.
Plt Kabid Humas PDAM TKR Ari Wibawa mengatakan, dari 70 ribu pelanggan tersebut. Pihaknya hanya mengelola sekitar 7.000 pelanggan. Sementara sisanya dikelola pihak pengembang BSD City.
Adapun sejumlah wilayah yang terdampak kebocoran pipa tersebut di antaranya wilayah barat yakni perumahan Foresta, Navaprak dan sekitarnya. Ditambah untuk wilayah timur meliputi perumahan The Green, The Latinos dan sekitarnya.
"Setidaknya ada sekitar 7.000 pelanggan yang terdampak, namun semuanya sudah kami dropping dengan air tangki supaya kebutuhan mereka dapat terpenuhi," katanya.
Menurutnya, petugas sudah selesai memperbaiki pipa yang bocor sejak pagi hingga malam hari. Dia menduga pipa tersebut bocor karena usianya yang sudah tua.
"Saya harap proses perbaikannya sudah selesai diperbaiki, sehingga air bisa kembali mengalir ke pelanggan," pungkas Ari.
Sementara itu, untuk di wilayah perumahan-perumahan masih terdampak dan kesulitan dengan aliran air bersih, kemungkinan masih dalam proses penyaluran.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGOrang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
Insiden ledakan besar mengguncang kompleks ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu 14 Oktober 2026, sekitar pukul 18.30 WIB.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews