Connect With Us

Viral Larangan Ibadah Jemaat Nasrani di Teluknaga Tangerang, Kapolres: Video Lama

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 24 Juli 2024 | 23:33

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho memediasi jemaat yayasan Thesalonika dengan warga Teluknaga, Kabupaten Tangerang, bulan pada Maret 2024 lalu. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Media sosial (Medsos) baru-baru ini diramaikan dengan sebuah video berisi sejumlah warga mendatangi  rumah Yayasan Persekutuan Oikumene Umat Kristen (POUK) Thesalonika, yang dijadikan sebagai rumah ibadah jemaat nasrani.

Rumah ibadah itu berlokasi di Kampung Tukang Kajang, Desa Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

Narasi dalam video itu disebutkan jemaat nasrani dilarang beribadah di rumah dan ditertawakan oleh warga. 

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho saat di konfirmasi atas beredarnya video tersebut menyebut bahwa peristiwa itu terjadi empat bulan yang lalu, pada Sabtu 30 Maret 2024, sekira pukul 20.00 WIB.

Namun, kedua belah pihak sudah dimediasi dan permasalahan itu sudah selesai.

"Peristiwa yang terjadi sudah dimediasi dengan baik dan bahkan berlangsung damai dan kondusif. Solusi yang diambil dari mediasi itu adalah yang terbaik," ungkap Zain, Rabu 24 Juli 2024.

Zain menegaskan akan terus mengawal, memantau dan memastikan situasi Kamtibmas pasca mediasi tetap terjaga dengan baik.

"Kami mengimbau kedua belah pihak baik warga maupun Jamaat yayasan Thesalonika untuk saling menahan diri dan menjalankan hasil mediasi tersebut demi menjaga kondusifitas wilayah," ujarnya.

Pimpinan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tangerang KH Maski juga menambahkan permasalahan tersebut sudah dilakukan mediasi mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga pemerintah kabupaten bersama Forkopimda, FKUB, Kemenag dan berbagai pihak terkait.

"Hasil pertemuan bersama tersebut secara administrasi bahwa rumah yayasan itu belum memiliki persyaratan perizinan sebagai rumah ibadah yang disyaratkan dalam SKB 2 Menteri," katanya.

Hasil mediasi ini juga memutuskan Pemkab Tangerang telah memfasilitasi tempat peribadatan sementara bagi Jamaat Thesalonika bertempat di aula lama Kantor Kecamatan Teluknaga. Sembari menunggu pihak yayasan untuk melengkapi persyaratan perizinannya,

"Tangerang merupakan wilayah yang menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama. Bahwa permasalahan seperti dinarasikan video media sosial itu tidak benar dan telah dimediasi dengan baik," kata Maski.

Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja juga membenarkan pihaknya telah menyiapkan tempat sementara untuk jemaat Gereja Thesalonika beribadah, mengingat tempat ibadah mereka sebelumnya belum memiliki izin.

"Pemkab Tangerang terus berkomitmen untuk selalu menjaga kerukunan dan toleransi beragama di wilayah ini," paparnya.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:53

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill