Connect With Us

15,5 Hektare Sawah Rusak Gegara Kekeringan, Pemkab Tangerang Salurkan 71 Mesin Pompa Air

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 9 September 2024 | 19:54

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyalurkan 71 mesin pompa air kepada para petani untuk mengantisipasi kekeringan, Senin 9 September 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyalurkan puluhan mesin pompa air kepada para petani, menyusul kekeringan yang mengakibatkan rusaknya persawahan, Senin 9 September 2024.

Berdasarkan data Dinas Pertanian Provinsi Banten, total ada 2.319,5 hektare sawah yang mengalami kerusakan. Sekitar 15,5 hektare di antaranya berada di Kabupaten Tangerang, terdiri dari 15,2 hektare rusak ringan dan 0,3 hektare rusak sedang.

Selain kerusakan, sawah yang terancam kekeringan di Kabupaten Tangerang mencapai 205 hektare.

Penjabat (Pj) Bupati Tangerang Andi Ony mengatakan penyaluran pompa air 3 inch ini menjadi komitmen pihaknya, untuk membantu para petani dalam upaya meningkatkan baik produksi maupun kualitas hasil tanaman.

"Ini merupakan langkah untuk meningkatkan ketahan panganan di wilayah Kabupaten Tangerang, karena petani memiliki peran penting dalam penyediaan kebutuhan bahan pangan," ungkapnya.

Untuk itu, ia berpesan kepada seluruh kelompok tani yang menerima bantuan pompa air, agar batuan yang diterima bisa digunakan dan dirawat dengan sebaik-baiknya.  "Jadi mempunyai nilai manfaat yang lama dan berkelanjutan," pintanya.

Sementara itu, Kepala DPKP Kabupaten Tangerang Asep Jatnika mengatakan, bantuan alat mesin pertanian berupa pompa air ini berasal dari Kementerian Pertanian yang diusulkan Pemkab Tangerang.

"Ada sebanyak 71 pompa air, hari ini diberikan kepada beberapa kelompok tani se-Kabupaten Tangerang," ujarnya.

Asep berharap dengan adanya bantuan pompa air untuk pertanian ini, bisa menjadi solusi ketika menghadapi cuaca kering dan membantu para petani mempertahankan produktivitasnya, khususnya padi.

"Bantuan pompa air ini bisa mempermudah petani untuk mengambil air dari sumber-sumber air, untuk dialirkan ke sawah untuk mengantisipasi kesulitan air di musim kemarau," tutupnya.

TANGSEL
Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:13

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus bergerak cepat mengusut tuntas insiden ledakan maut di Komplek Ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill