Connect With Us

DPKP Kabupaten Tangerang Uji Sampel Anggur Shine Muscat, Ini Hasilnya

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 7 November 2024 | 11:35

Petugas DPKP Kabupaten Tangerang memeriksa kandungan residu buah Anggur Shine Muscat di AEON Store Citra Raya, 1 November 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, melaksanakan pengawasan post-market terhadap buah Anggur Shine Muscat.

Hal ini dilakukan karena beredarnya informasi temuan residu pestisida berbahaya bagi kesehatan pada buah tersebut di Thailand.

Pengawasan ini juga sebagai tindak lanjut dari Peraturan Badan Pangan Nasional No 9/2024, yang merupakan perubahan atas Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 2 Tahun 2024 mengenai Pengawasan terhadap Pemenuhan Persyaratan Keamanan, Mutu, Gizi, Label, dan Iklan Pangan Segar.

Kepala DPKP Kabupaten Tangerang Asep Jatnika Sutrisno menjelaskan petugasnya melalui tim Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD), telah melaksanakan pengawasan pangan segar di AEON Store Citra Raya, pada 1 November 2024.

"Dari hasil pengawasan, sebanyak 6 sampel Anggur Shine Muscat telah diuji cepat secara kualitatif dengan parameter residu pestisida dan cemaran logam berat (timbal dan merkuri), dan seluruh sampel dinyatakan negatif," ujarnya, Selasa 5 November 2024.

Menurutnya, hasil pengujian cepat ini telah disampaikan kepada Badan Pangan Nasional bersama dengan OKKPD dari berbagai kabupaten/kota dan provinsi di seluruh Indonesia.

"Sebanyak 90% dari sampel dinyatakan negatif pestisida, sementara 10% terdeteksi mengandung residu pestisida, namun masih di bawah ambang batas yang ditetapkan," kata Asep.

Lebih lanjut, berdasarkan pengujian laboratorium (kuantitatif) oleh Badan Pangan Nasional terhadap 240 jenis residu pestisida, tidak ditemukan residu yang melebihi ambang batas, termasuk senyawa pestisida chlorpyriphos dan endrin aldehyde, yang sebelumnya ditemukan di Thailand.

Meskipun hasil pengujian menunjukkan aman, DPKP Kabupaten Tangerang tetap menghimbau para pelaku usaha dan masyarakat untuk menerapkan penanganan pangan yang baik, dengan memperhatikan sanitasi/higiene "from farm to fork".

"Salah satunya adalah membiasakan mencuci buah dan sayur menggunakan air mengalir sebelum dikonsumsi," tutup Asep.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

Senin, 21 September 2026 | 17:09

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

KAB. TANGERANG
Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Jumat, 25 September 2026 | 21:34

Penemuan kerangka manusia kembali menghebohkan warga di Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill