Connect With Us

Pemkab Tangerang Kembangkan Industri Pangan Lokal di 10 Desa Miskin Ekstrem

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 18 April 2025 | 22:54

Salah satu petani padi di Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang tengah berupaya melakukan program, Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL) 2025 di 10 desa lokus kemiskinan esktrem.

Kepala DPKP Kabupaten Tangerang Asep Jatnika Sutrisno menjelaskan salah satu salah satu strategi yang dapat dilakukan oleh Pemkab Tangerang untuk penanganan penghapusan kemiskinan ekstrem yaitu meningkatkan pendapatan masyarakat melalui peningkatan produktivitas dan pemberdayaan.

Selain untuk penghapusan kemiskinan ekstrem, kegiatan PIPL juga dilaksanakan dalam rangka mendukung percepatan peningkatan penganekaragaman pangan masyarakat berbasis pada potensi sumberdaya lokal di daerah.

"Penerima manfaat kegiatan ini adalah masyarakat di lokus kemiskinan ekstrem yang akan dibentuk mejadi Kelompok Ekonomi Petani (KEP)," ujarnya, Jumat 18 April 2025.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada DPKP Kabupaten Tangerang Abdul Munir menambahkan tujuan program PIPL yaitu untuk meningkatkan nilai tambah produk pangan lokal dengan mengembangkan industri pangan lokal.

Kemudian, mendorong inovasi dan teknologi pengolahan, memberdayakan pelaku UMKM pangan; menciptakan lapangan kerja baru, menurunkan tingkat kemiskinan ekstrem di 10 desa dan membentuk Kelembagaan Ekonomi Petani.

Menurut Munir, sosialisasi PIPL ini merupakan kegiatan kolaborasi penanganan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Tangerang tahun 2025.

“Kami mengharapkan dengan dibentuknya Kelompok Ekonomi Petani bisa berkembang usaha pengolahan pangan lokal atau diversifikasi penganekaragaman konsumsi pangan di 10 Desa lokus Pensasaran, Percepatan, dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem atau P3KE,” ujar Munir.

Berikut 10 desa lokus penerima manfaat serta penentuan lokasi kegiatan kelembagaan ekonomi petani:

1. Desa Kiara Payung, Kecamatan Pakuhaji

2. Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur

3. Desa Ranca Gede, Kecamatan Gunung Kaler

4. Desa Sindang Asih, Kecamatan Sindang Jaya

5. Desa Daon, Kecamatan Rajeg

6. Desa Pangarengan, Kecamatan Rajeg

7. Desa Sindang Sono Kecamatan Sindang Jaya

8. Desa Kampung Besar, Kecamatan Teluk Naga

9. Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg

10. Desa Cikuya, Kecamatan Solear

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

NASIONAL
Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Jumat, 17 April 2026 | 10:35

Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan mengumumkan pembukaan rekrutmen besar-besaran untuk pengelolaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mulai 15 April 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill