Connect With Us

Bayi Tanpa Anus Dioperasi di RSUD Kabupaten Tangerang

| Kamis, 4 Agustus 2011 | 12:10

Operasi bayi tanpa anus. (tangerangnews / rangga)


TANGERANG-Setelah sempat ditolak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)  Kabupaten Tangerang, akhirnya bayi laki-laki pasangan Abdul Rohim dan Neneng Hasanah yang lahir tanpa anus dioperasi  akan di ruang Neonatal Instensif Care Unit (NICU) Anyelir A, Kamis (4/8) siang ini.

"Kita akan melakukan operasi siang ini.  Saat ini bayi sedang disterilisasi dan memberihkan kotoran di perutnya," kata Koordinator Humas RSU Kabupaten Tangerang Ahmad Nizar,  saat ditemui di kantornya.
 
Terkait penolakan RSUD Kabupaten Tangernag pada Senin (1/8) lalu, Nizar menyatakan pihaknya bukan menolak, namun saat Rohim membawa bayinya untuk dirawat, ruang NICU sedang penuh.

"RSUD cuma punya 3 ruangan NICU yang khusus untuk mengoperasi bayi. Kebetulan saat itu ruangannya penuh. Jadi kita membuat surat rujukan agar bayi bisa dirawat ke Rumah Sakit manapun," tuturnya.

Nizar mengatakan, kemarin sore orang tua bayi telah membawa kembali bayinya, kebetulan saat itu ada ruangan. Sehingga pihaknya langsung melakukan penanganan. Sementara terkait biaya, pihaknya telah meminta keluarga bayi untuk mengurus kartu multiguna.
"Kita lakukan tindakan perawatan dulu, kalau masalah biaya bisa diurus belakangan," tandasnya.
Sementara itu, Neneng berharap anaknya segera dioperasi. Pasalnya, saat terlahir tanpa anus, perut anaknya membuncit dan selalu muntah-muntah karena tidak bisa buang air. "Anak saya nangis terus dan tidak mau makan, soalnya dia mutah-muntah. Mungkin karena tidak bisa buang air besar," ungkapnya, ketika ditemui di RSUD Kabupaten Tangerang.

Seperti diketahui bayi pasangan Abdul Rohim dengan Neneng warga RT 02/04, Kampung Kali Paten, Kelurahan Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang lahir tanpa anus pada Sabtu (30/7) sekitar pukul 17.30 WIB. Namun karena masalah ekonomi, mereka tidak punya biaya untuk mengobati anaknya.(RAZ)
TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

KAB. TANGERANG
Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 22:18

Warga Kampung Bayur, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, dihebohkan oleh penemuan sesosok mayat pria pada Jumat malam 2 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill