Connect With Us

Seusai Operasi Siswi Kelas Enam SD Tewas

| Jumat, 15 Mei 2009 | 13:25

TANGERANGNEWS-Sherly Purnama Sari,13, siswi SDN Bojong Renged Kelas 6 tewas sesuai menjalani operasi usus buntu di RSUD Kabupaten Tangerang pada Jumat (15/05) sekitar pukul 09.00 WIB. Warga Kampung Bojong Renged RT 12/4 Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang itu diduga menjadi korban mal praktek Ibu Sherly, bernama Encum Salma,35 tahun. Sherly masuk RSUD Kabupaten Tangerang pada Kamis (14/05) sore, setelah sebelumnya di bawa ke klinik yang ada di dekat rumahnya karena mengeluhkan sakit perut di bawah lambung. “Dia (Sherly) mengeluhkan sakit perut empat hari berturut-turut,” ucap Encum Salma, kepada tangerangnews.com siang ini. Berdasarkan rujukan dari klinik setempat, Sherly diminta diperiksa di RSUD Kabupaten Tangerang. Tim medis RSUD Kabupaten Tangerang kepada keluarga Sherly, kata Encum Salma, menyatakan Sherly menderita usus buntu dan penyempitan usus di bagian pencernaan. “Sherly lalu dinyatakan harus dioperasi. Lalu dioperasi lah Shery pada Kamis (14/05) malam,” katanya. Tidak lama setelah operasi, Sherly sempat sadar beberapa menit, tetapi setelah itu Sherly kejang-kejang dan selang kemudian pihak keluarga mendapat kabar Sherly meninggal. Ketika melihat jasad Sherly, keluarga menilai ada kesalahan dalam operasi. “Sebab setehau saya Sherly sakit dibawah perut, kok yang di operasi di atas perut. Ini sepertinya ada kesalahan,” kata Encum Salma seraya menjerit histeris melihat jasad anak bungsunya itu. Sementara itu, Marsa ,40, ayah Sherly mengatakan, pihaknya tidak akan memperkarakan kematian anaknya. Menurutnya, semua itu adalah takdir. “Tidak saya tidak akan menuntut, saya percaya ini semua takdir,” singkatnya. (zokel)
TANGSEL
Pemkot Tangsel Sasar 109 Ribu Anak Program ORI Campak

Pemkot Tangsel Sasar 109 Ribu Anak Program ORI Campak

Kamis, 2 April 2026 | 20:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak, guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.

HIBURAN
Bikin Konten Bisa Dapat iPhone 17 Pro Max, Yuk Ikut SML Video Competition 2026

Bikin Konten Bisa Dapat iPhone 17 Pro Max, Yuk Ikut SML Video Competition 2026

Kamis, 2 April 2026 | 20:28

Punya hobi ngonten atau sekadar suka berbagi momen estetik di media sosial? Tahun ini adalah kesempatan emas bagi kamu untuk mengubah kreativitas menjadi pundi-pundi hadiah.

KOTA TANGERANG
Agar Tertata, PKL di Bantaran Sungai Cisadane Ditertibkan

Agar Tertata, PKL di Bantaran Sungai Cisadane Ditertibkan

Kamis, 2 April 2026 | 21:30

Tim gabungan dari Kecamatan Tangerang menggelar penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang bantaran Sungai Cisadane, Kamis, 2 April 2026.

TEKNO
Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Rabu, 1 April 2026 | 14:23

Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill