Connect With Us

Warga Keluhkan Jalan Raya Legok

| Minggu, 18 September 2011 | 14:56

Jalan Raya Legok mulai dikeluhkan warga. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Warga di Jalan Raya Parung Panjang, Legok, Kabupaten Tangerang, mengeluhkan kondisi jalan di daerah itu yang rusak parah. Padahal jalan tersebut sudah dicor beton, namun kerusakannya sudah merata ke semua ruas jalan.

Berdasarkan informasi dari warga sekitar, kerusakan jalan milik Provinsi Banten itu sudah hampir setahun. Kerusakan parah disebabkan banyaknya truk ukuran besar yang melintas jalan tersebut. Tidak kurang dari 10 Km, jalan tersebut rusak.
 
"Waduh mas, minta ampun deh kalau hujan. Sudah seperti kubangan kerbau. Kalau panas, ya berdebu seperti ini," ucap Yadi, pedagang rokok di jalan itu.

Pantauan di lokasi, kerusakan jalan cor beton itu berbentuk patahan, yang sangat berbahaya bagi pengendara sepeda motor. "Sudah sering mas yang jatuh. Apalagi saat hujan, pengendara motor harus pelan-pelan, kalau tidak bisa tergelincir," tandas Yadi.

Menurut Yadi, kerusakan jalan Legok itu sudah terjadi sejak awal tahun 2010. Tetapi sampai kini jalan sepanjang 14 KM tersebut hanya diperbaiki beton pada ujung jalan di pertigaan Legok. Pemerintah Provinsi Banten tidak melanjutkan perbaikan jalan besar penghubung dari Legok ke Tigaraksa, Kabupaten Tangerang itu.
 
Pembenahan infrastruktur jalan provinsi itu belum sampai di pertigaan Pasar Babakan, Legok, atau sampai di Jalan Raya Parung Panjang.

"Sebelum lebaran, jalan Legok sudah di perbaiki sedikit. Tetapi tidak dilanjutkan lagi sampai saat ini," ucapnya. (FAU)
OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

KAB. TANGERANG
Sudah 6 Hari Terbakar, Hujan Buatan untuk TPA Jatiwaringin Malah Tertunda Akibat Hal Ini

Sudah 6 Hari Terbakar, Hujan Buatan untuk TPA Jatiwaringin Malah Tertunda Akibat Hal Ini

Minggu, 5 Juli 2026 | 19:50

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk penanganan kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) harus ditunda kembali.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill