Connect With Us

Serapan Produk Dalam Negeri Kabupaten Tangerang Tembus Rp2,09 Triliun

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 20 Oktober 2025 | 18:05

Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah saat meninjau produk lokal di Business Matching P3DN, TOS Hotel, Kecamatan Kelapa Dua, pada Senin 20 Oktober 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Transaksi Business Matching Belanja Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang digelar di Kabupaten Tangerang tercatat mencapai angka Rp2,09 triliun.

Hal itu diungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Resmiyati Maningsih di acara Business Matching P3DN dengan tema "Optimalisasi Penggunaan Produk Dalam Negeri Kabupaten Tangerang" di TOS Hotel, Kecamatan Kelapa Dua, pada Senin 20 Oktober 2025.

"Sampai dengan hari ini, pelaksanaan dari P3DN ini (transaksi) sudah sebanyak Rp2,09 triliun," ungkapnya.

Resmiyati menyebut kegiatan ini diikuti sebanyak 11 pengelola kawasan industri dan 80 pelaku usaha industri di Kabupaten Tangerang.

"Business Matching kali ini bertujuan mendorong peningkatan belanja produk dalam negeri dari seluruh perangkat daerah melalui E-katalog," terangnya.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah dalam sambutannya menegaskan bahwa program P3DN merupakan strategi kunci untuk mendorong pertumbuhan sektor industri lokal dan mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.

"Business Matching ini merupakan kegiatan mempertemukan antara instansi pengguna PDN dengan pelaku usaha industri dalam negeri, memberdayakan industri dalam negeri dan memperkuat struktur industri nasional dalam rangka mengurangi ketergantungan terhadap produk impor," jelasnya.

Berdasarkan data SIINas (Sistem Informasi Industri Nasional) Triwulan III, jumlah industri di Kabupaten Tangerang Tahun2025 baru tercatat sebanyak 3.164 perusahaan.

Jumlah itu terdiri dari 1.008 perusahaan industri besar, 348  perusahaan, 1060 perusahaan kecil dan sekitar 748 perusahaan yang belum terklasifikasikan (Unclassified).

Intan juga mengungkapkan rasa bangganya setelah meninjau pameran.

Sebab, ia menemukan bahwa seluruh 15 tenant yang berpartisipasi dalam pameran tersebut berasal dari Kabupaten Tangerang dan produknya telah mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

"Alhamdulillah, ternyata dari 15 tenant yang tadi saya kunjungi, semuanya ada di Kabupaten Tangerang dan kualitasnya bagus," ujarnya

 

Dorongan Masuk E-Katalog Diperkuat

Lebih lanjut, Intan mendorong para pengusaha, baik yang ikut pameran maupun yang belum, untuk segera mendaftarkan produknya ke dalam E-Katalog.

"Hal ini penting agar seluruh perangkat daerah dapat berpartisipasi aktif dalam mendukung produk-produk yang diproduksi di Kabupaten Tangerang," terangnya.

Ia berharap kegiatan ini tidak hanya memperkuat pasar domestik, tetapi juga membantu menumbuhkan kemandirian bangsa dan meningkatkan peran Indonesia dalam rantai suplai global.

BANDARA
Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:06

Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

KOTA TANGERANG
Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:23

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memberikan evaluasi terhadap penerapan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) untuk pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif di TPA Rawa Kucing yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill